GROBOGAN - Peringatan Milad ke-49 Pakde Air Dr. Dr. Ir. H. Ady Setiawan, SH, MH, MM, MT, PIA, IPM, Asean Eng, Clc berlangsung meriah dan khidmah pada Rabu tanggal 3 Januari 2024.
Acara hari lahir tersebut berhasil mencatatkan Rekor MURI sebagai Pemrakarsa Khotmil Alquran dalam Peringatan Hari Ulang Tahun Oleh Hafidh/Hafidhoh Terbanyak.
Yaitu dengan membaca Alquran secara serentak. Dibaca oleh 490 hafidz dan hafidzah dalam satu hari dengan 49 khataman.
Penghargaan rekor MURI juga diberikan Hj. Naimatul Khoiriyah sebagai Ketua Jam'iyyah Mudarasatil Qur’an Lil Hafidzat (JMQH) Grobogan.
Penyerahan dua penghargaan diserahkan Sri Widayati perwakilan dari MURI.
Selain pembacaan Alquran,Pakde Air juga memberikan bantuan untuk pembangunan tempat ibadah.
Yaitu diberikan kepada Masjid Darussalam Semarang sebesar Rp 10 juta.
Serta Ponpes Al Ma’ruf Putri Pandanarum, Kecamatan Gabus; dan Ponpes Alquran Muslimat NU Grobogan.
Masing –masing mendapatkan Rp 5 juta.
Kemudian bantuan alat musik rebana diberikan kepada kelompok disabilitas tuna netra Grobogan.
Acara lebih meriah lagi dengan hiburan artis ibu kota yang lagi naik daun Aftershine.
Beberapa lagu salawatan nabi dan lagu anak muda dinyanyikan di atas panggung.
Pakde Air juga ikut tampil dengan membawakan lagu salawat bersama Hasan vokalis dari Aftershine.
Di tengah-tengah acara hiburan juga diundi hadiah hiburan berupa sepeda dan sepeda listrik.
Dalam sambutanya Ady Setiawan yang didampingi istrinya di atas panggung mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan dari keluarga.
Baik dari keluarga sendiri dan mertua yang telah hadir dan mendampingi sampai saat ini.
Ucapan terima kasih juga diberikan kepada istri tercinta ST. Mutiatin Kolisoh, S.H.,M.H dan ketiga putrinya Azkia Maharani, Queen Firda, dan Siti Aminah Tunggadewi.
Pihaknya juga ucapkan terima kasih kepada Kyai utamanya ustad yang memulai mengajarkan dirinya belajar Alquran hingga belajar kitab. Yaitu Ustad Nusalim Pulokulon.
Kemudian para Kyai Para sepuh pinisepuh. Terutama yang dia banggakan dan dirindukan setelah 8 tahun tidak bertemu. Yakni Para jamiatul huffaz. Hafid hafidoh Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Grobogan.
Selain itu, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada PD Muhammadiyah Grobogan, PC NU Grobogan dan Muslimat NU.
Kemudian kepada teman teman kolega belajar S2, AUB, S3 dan profesor di Untag Semarang Unnes dan teman teman dosen di Institut Teknologi 10 November Surabaya.
Maupun di Universitas Teknologi Surabaya dan civitas akademika Institute Teknologi dan Bisnis (ITB) Muhammadiyah Grobogan (ITB-MG) .
”Seluruh bakul banyu juga saya ucapkan terima kasih. Baik yang purna tugas maupun yang masih aktif dan seluruh teman kolega Sendang Salawat. Alhamdulilah sudah ada di delapan Kota. Mulai dari Jember, Tegal, Pangkal Pinang, Palopo, Grobogan, Indramayu. Terima kasih mendampingi membesarkan Sendang Salawat sampai sekarang,” kata dia.
Pakde Air menyebutkan, bahwa pada tahun 2023 lalu, sudah bisa memberangkatkan umrah jamaah Sendang Salawat sebanyak 16 orang.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih panitia pejabat TNI dan Polri yang telah membantu terselenggaranya acara ini.
”Acara ini adalah murni kerinduan saya, keinginan saya, untuk bersama mengiringi para kyai, para huffaz, hafid hafidoh untuk keberkahan di Kabupaten Grobogan,” terang dia.
Meskipun dalam berkarya nun jauh sebagai Direktur PDAM Indramayu saat ini. Namun, dirinya rindu dan rasa ingin juga meneteskan darah pengabdian di Kabupaten Grobogan. Yakni ingin meneruskan perjuangan leluhurnya yang ada di Sambirejo, Pulokulon, Grobogan.
”Mudah mudahan bisa memberikan yang terbaik di Kabupaten Grobogan tanpa pamrih jabatan apapun. Saya minta doa bapak ibu untuk mendoakan kami semua dan sendang salawat NU dan MUhammadiyah dan seluruh Kabupaten Grobogan semua diberikan kelancaran untuk jadi Baldatun Toyyibatun Warabbun Gofur,” tandasnya. (*)
Editor : Abdul Rokhim