Ketika Bupati Grobogan Sri Sumarni Lantik Putrinya sebagai Kepala Dinas Sosial, Begini Pesannya!
Sirojul Munir• Kamis, 4 Januari 2024 | 22:14 WIB
HARMONIS: Bupati Sri Sumarni menyerahkan SK kepada putrinya Indri Agus Velawati sebagai kepala Dinas Sosial di Pendopo Kabupaten Grobogan kemarin.
GROBOGAN – Bupati Grobogan Sri Sumarni melantik putrinya Indri Agus Velawaty sebagai kepala Dinas Sosial. Sebelumnya ia menjabat sebagai sekretaris Disperindag.
Dia dilantik bersama empat pejabat lainnya dalam pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemkab Grobogan. Empat jabatan lainnya, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi Teguh Prijadi; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kurnia Saniadi; Kepala Bappeda, Afi Wildani; dan Kepala Diskominfo Mundakir Walad.
Bupati Sri menilai putrinya mempunyai jiwa sosial dan perhatian terhadap lingkungan. Terutama masalah bencana banjir yang sedang terjadi akhir-akhir ini.
”Saya berharap bisa menangani permasalahan sosial di masyarakat. Dengan teman teman di bawah. Dulu waktu jadi sekretaris Disperindag bisa komunikasi dengan pengusaha. Sekarang komunikasi bagaimana agar mau membantu di sosial,” tandasnya.
Menurutnya lima orang yang dilantik JPTP tersebut objektif karena sudah melalui seleksi dari pansel. Juga dapat rekomendasi KASN. S
”Saya minta setelah dilantik harus kerja Sat Set, Das Des. Apalagi yang dilantik ini usia muda semua,” kata Bupati Sri Sumarni setelah melantik kemarin (3/1).
Bupati mendorong agar pejabat yang baru dilantik mempunyai semangat baru. Maka pejabat baru harus lebih cepat dan sat set dan gas pol, remblong.
”Jika kejungkir gimana bu. Maka saya akan menolongnya. Pejabat baru harus paham dan aturan,” terang dia.
Seperti jabatan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kurnia Saniadi dipilih karena sudah berpengalaman menjadi camat Wirosari dan berusia muda.
”Tugas asisten tidak hanya sebagai ban serep. Jangan hanya duduk manis. Di kursi aja harus menunggu disposisi bupati dan wakil bupati. Silahkan ambil sikap tingkatkan kualitas LKPJ LPPD penyelesin termasuk penegakan perda dan perbup. Seperti pengentasan kemiskinan. Tugas umum dan lain lain,” tandasnya.
Jabatan Kepala Bappeda dipegang Afi Wildani karena dinilai masih muda dan sudah lama di Bappeda Grobogan. Bupati meminta agar tidak kalah dengan Kepala Bappeda sebelumnya.
”Jangan kalah dengan pak Anang (sekarang Sekda, Red) dan pak Wahyu (kepala BPPKAD, Red) harus lebih bagus. Dua tahun penyusunan RPJMD. Mencari terobosan bagaimana caranya untuk memajukan Grobogan,” tambahnya.
Bupati menambahkan, keberhasilan Grobogan berawal dari Bappeda sebagai perencana daerah.
”Piye acarane. Saya yakin mas Afi luar biasa sudah disitu tuk ke lebih baik ke depan,” pesanya.
Jabatan kepala Dinas Kominfo merupakan jabatan vital. Di mana saat ini pemerintah sudah berbasis elektronik. Kemudian komunikasi dengan teman teman wartawan dijaga baik.
”Saya minta pak Walad harus buktikan harus satu set. Komunikasi dengan media gimana yang terbaik. Bagaimana sebagai jubirnya Pemda ini bisa merangkul semua,” pesannya. (mun/zen)