Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dianggap Suci, Gua Maria dan Sendang Wadon di Grobogan Jadi Destinasi Wisata Rohani Alternatif saat Perayaan Natal

Intan Maylani Sabrina • Senin, 25 Desember 2023 | 22:02 WIB

 

SEPI: Kondisi Gua Maria Sendang Jati Desa Penadaran Kecamatan Gubug.
SEPI: Kondisi Gua Maria Sendang Jati Desa Penadaran Kecamatan Gubug.
 

GROBOGAN – Tak lengkap rasanya bila perayaan Natal hanya berdiam diri di rumah. Wisata rohani mungkin bisa menjadi alternatifnya. Salah satunya di Gua Maria.

Selain ada patung Maria, ada juga Sendang Wadon yang airnya dianggap suci. Lokasi ziarah umat Katolik ini berada di tengah hutan jati KRPH Desa Gelapan.

Kendati demikian, untuk menuju ke sana memang perlu effort tersendiri. Sebab pengunjung harus berjalan kaki dan menanjak sekitar 500 meter.

Jika tak mau berjalan kaki, pengunjung bisa menggunakan sepeda motor. Namun harus hati-hati karena licin saat hujan.

Selama naik ke Gua Maria, pengunjung akan disuguhi pemandangan bukit dari ketinggian.

Ada juga bangunan stasi salib yang didesain dengan arsitektur unik yang menyerupai gunungan wayang.

Berada di puncak akan bertemu dengan patung La Pietta (didalamnya terdapat Patung Salib Yesus), altar, dan Gua Maria.

Di atas, pengunjung juga akan menemukan Sendang Wadon dan Lanang yang tak pernah dilewatkan para wisatawan.

Air Sandang Wadon dipercaya sebagai air suci, biasanya digunakan umat Katolik dalam pembaptisan.

Tak banyak aktivitas di lokasi tersebut, sesekali Komunitas Ngrukti Bumi yang merupakan sekumpulan umat setempat turut merawat dan menjaga kebersihan di sekitaran Gua Maria tersebut.

Di momen Natal seperti ini, tak ada penjamuan kudus atau ekaristi di lokasi. Karena seluruh kegiatan terfokus di gereja setempat.

Namun, wisata rohani tersebut tetap terbuka untuk umum serta bagi umat yang ingin berdoa secara pribadi.

“Kalau hari-hari biasa dan tepat hari Natal memang sepi. Karena fokus kami di gereja. Baru nanti selepas pulang dari gereja, biasanya kami sempatkan untuk berziarah ke sini,” jelas salah satu pengurus Gereja Santo Paulus Penadaran, Sutady.

Menurutnya, Gua Maria ramai di momen-momen devosi. Seperti pada Mei ketika perayaan bulan Maria dan Oktober saat Rosario.

“Wisata ini juga gratis,” katanya.

Dia mengatakan patung bunda Maria tersebut berdiri sejak 1980 yang diperbaiki kembali pada 2008 saat Hari Pangan Sedunia.

Saat itu dilakukan peresmian dan pemberkatan Gua Maria.

Pendirian Gua Maria di puncak hutan itu awalnya karena mayoritas penduduk di Desa Penadaran adalah pemeluk agama Katolik.

Maka dibangunlah tempat ziarah di sana. Gua Maria sebagai salah satu tempat suci penduduk setempat. (int/mal)

Editor : Ali Mustofa
#grobogan #Sendang Wadon #natal #air suci #GOA MARIA