GROBOGAN – Sesosok mayat bayi ditemukan di pinggir sungai saluran irigasi pada Sabtu (28/10) bikin geger warga.
Lokasinya di Desa Ngembak, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan.
Saat ditemukan warga, bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut berada di dalam tas berwarna hitam.
Tas itu diduga milik pelajar.
Sebab, terdapat alat tulis dan tanda yang biasa dipasang di baju pelajar.
Bahkan, tertuliskan SMK Gajah Mada.
Kapolsek Purwodadi AKP Dedy Setyanto mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan atau visum luar pada jenazah bayi tersebut, oleh dokter jaga RSUD bernama dr Lakmi, diketahui ari-ari atau tali pusar putus terpotong dengan alat tajam.
“Dimungkinkan digunting,” ujarnya.
Menurut AKP Dedy, kondisi bayi malang tersebut selain terdapat lebam di bagian kening, kepala bagian atas, dagu sampai pipi bagian kiri, serta lengan tangan kiri.
Disamping itu lidah keluar (menjulur) serta organ tubuh dalam keadaan lengkap.
Lanjut Dedy, dalam tas itu juga ditemukan kain perlak motif boneka warna pink dengan panjang 80x103 cm.
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembuang bayi tersebut.
Antara lain, bermodal barang bukti, berupa tas pembungkus mayat bayi yang diduga tas pelajar.
”Mayat bayi itu berada di dalam tas yang diduga milik salah satu pelajar SMK di Kecamatan Purwodadi,” imbuhnya.
Sementara itu, wartawan Jawa Pos Radar Kudus mencoba mengonfirmasi kejadian ini kepada pihak SMK tersebut. Namun hingga kemarin sore tidak mendapat jawaban.
Hingga saat ini belum diketahui siapa pelaku pembuang bayi malang tersebut.
Di sekitar lokasi langsung dipasang garis polisi ketika tim Inafis Polres Grobogan.
Jasad bayi juga langsung dievakuasi ambulans PMI Grobogan untuk kemudian dibawa ke ke RSUD Dr. R. Soedjati Purwodadi.
Dedy mengungkapkan, bayi malang tersebut diperkiran berusia sepekan.
”Untuk jenis kelaminnya laki-laki. Usia bayi kira-kira satu minggu,” kata kapolsek. (int)
Editor : Ali Mustofa