Pasalnya, dia memamerkan yang miliaran rupiah yang ditaruh dalam beberapa kardus dengan pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu.
Dari video yang diterima Jawa Pos Radar Kudus, nampak Isman terlihat memamerkan uang beberapa ratus ribu di tangan.
Dalam video berdurasi 2 menit 17 detik tersebut, ia juga mengucapkan terima kasih kepada pria yang ia sebut dengan Abah Giriwangi yang diduga memberikan uang itu kepadanya.
”Alhamdulillah kami ketemu Abah Giriwangi bisa tertolongkan. Semua utang-utang kami mudah-mudahan bisa terlunasi,” kata Isman dalam video tersebut.
Selain itu, Isman juga mengaku, uang tersebut akan digunakan untuk melunasi utangnya dan sebagian akan diberikan kepada anak yatim piatu di desanya.
”Mudah-mudahan tambah ibadah kepada Allah Subhanahu wataala dengan lantaran Abah Giriwangi sudah memberi rezeki buat kami. Kami ucapkan terima kasih kepda Abah Giriwangi, mudah-muda dengan kebaikan hati Abah Giriwangi tansah dibalas kanti ikhlas Allah Subhanahuwata’ala,” ujarnya.
Sementara itu, diketahui lokasi pembutan video tersebut diduga bukan berada di Desa Tungu, Kecamatan Godong.
Tetapi di Sukabumi, Jawa Barat atau tempat kediaman Abah Giriwangi yang ia sebut di dalam video.
Terpisah, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus Camat Godong, Bambang Hariyono membenarkan terkait video tersebut.
Pihaknya juga tak menampik bahwa pria yang di video tersebut adalah Kepala Desa Tungu, Kecamatan Godong, Isman.
Meski demikian, dirinya mengaku belum bertemu Isman secara langsung.
”Memang benar yang ada di video itu Isman, Kepala Desa Tungu. Saya baru dapat videonya tadi pagi. Dan tadi pagi dari Polsek Godong sudah dimintai keterangan dari Polsek dan hasilnya kami belum mengetahui,” kata dia.
Kapolsek Godong, AKP Bambang Jumeno juga turut membernarkan terkait viralnya video Kades Tungu tersebut.
Namun, pihaknya belum bisa memastikan itu uang asli atau palsu.
”Kami sudah mendatangi rumah kades tetapi orangnya tidak di rumah dan ditelponya nomornya tidak aktif. Lokasi adanya uang itu, ada di Sukabumi bukan di Godong,” kata AKP Bambang Jumeno.
Lebih lanjut, kata AKP Bambang, pihaknya masih mengembangkan terkait temuan tersebut.
Sebab, dari kejadian itu, bisa saja ada kaitannya denga modus penggandaan atau penggunaan uang palsu.
”Untuk jelasnya nanti saya menunggu konfirmasi Kades Tungu Isman yang membuat video itu,” terang dia. (mun/khim)
Editor : Abdul Rokhim