GROBOGAN - Nahas, kecelakaan terjadi pada truk modifikasi penarik kayu hasil tebangan Perhutani KPH Geyer.
Truk tersebut tergelincir masuk jurang sedalam 50 meter di RPH Saren BKPH Kuncen KPH Gundih Desa Kenteng Kecamatan Toroh. Bahkan, sempat terguling sebanyak 12 kali.
Baca Juga: Tragis! Begini Kronologi Ponsel di Dasbor Motor Meledak Sebabkan Pemotor di Grobogan Tewas
Baca Juga: Tragis! Begini Kronologi Ponsel di Dasbor Motor Meledak Sebabkan Pemotor di Grobogan Tewas
Pengemudi truk bernopol K 9764 RP diketahui bernama Suwito, 44, warga Dusun Krajan Desa Genengsari Kecamatan Toroh.
"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Truk tersebut diketahui modifikasi pada bagian depan, dengan diberi alat derek," ujar Kapolsek Toroh AKP Saptono Widyo
Menurut AKP Saptono, kejadian itu sekitar pukul 16.30 WIB.
Kronologinya ketika sopir dan kernek bernama Sutresno, 29, warga Desa Genengsari Kecamatan Toroh serta Turwanto, 41, warga Desa Jambangan Kecamatan Geyer sedang menderek kayu tebangan milik Perum Perhutani.
Mereka menderek kayu hingga pukul 12.00. Setelah beristirahat sejenak, ketiganya memulai kembali melakukan aktivitas menderek kayu lagi,” lanjutnya.
Baca Juga: Terulang Lagi, Empat Rumah Warga di Grobogan Ludes Dilalap Si Jago Merah, ini Penyebabnya
Baca Juga: Tragis! Tiga Warga di Klambu Grobogan Tewas usai Tenggelam di Sungai Lusi, Begini Kronologinya
Masih menurutnya, hingga akhirnya korban Suwito memparkirkan truk yang sudah dimodifikasi.
Namun, tiba-tiba truk merosot ke bawah jurang sedalam 50 meter dan sempat terguling sebanyak 12 kali.
Hingga akhirnya truk sampai dasar jurang dalam kondisi rusak parah.
Sopir meninggal di tempat lantaran mengalami luka pada bagian kepala, leher, tangan dan kakinya. Serta mulut dan hidung mengeluarkan darah.
Baca Juga: SOSOK Dessy Anggara Listy, Konten Kreator Sekaligus Ibu Muda asal Toroh Grobogan yang Raup Cuan dari Rumah
Baca Juga: Duh! Pria Asal Tangerang Tersesat di Hutan Grobogan Gegara Ikuti Google Maps, Kok Bisa?
”Proses evakuasi sempat membutuhkan waktu lama. Lantaran korban berada di dasar jurang,” imbuhnya.
Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau agar warga selalu berhati-hati saat berkendara.
Apalagi saat berada di perbukitan, untuk benar-benar memastikan posisi kendaraannya berhenti. (int)
Editor : Ali Mustofa