GROBOGAN - Dalam sepekan dua kejadian orang meninggal dalam sumur terjadi di Kabupaten Grobogan. Kali ini menimpa Narto, 56, warga Dusun Daleman Desa Tambakan Kecamatan Gubug.
Korban meninggal dunia saat menguras sumur miliknya sendiri, lantaran menghirup bau gas karbondioksida.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (8/9) sekitar pukul 07.30 wib. Kejadian itu bermula ketika korban hendak menguras sumur yang ada di belakang rumahnya.
Narto masuk ke dalam sumur menggunakan alat bantu tali tampar dan disaksikan Eko Sulistyono, anak korban.
”Saat korban masuk ke dalam sumur kurang lebih sedalam 9 meter. Saat mesin pompa dinyalakan, tak lama korban berteriak meminta tolong karena menghirup gas,” ujar Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan, Masrikan.
Mendengar teriakan ayahnya, sang anak berupaya menolong. Bahkan, istri korban, Suminah, juga turut menolong suaminya.
Keduanya berusaha menaikkan korban, namun tidak kuat. Hingga akhirnya, warga melapor ke perangkat desa setempat.
Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Gubug dan BPBD Grobogan. Tim SAR gabungan langsung mendatangi lokasi kejadian.
Masrikan menjelaskan, Tim SAR gabungan langsung melakukan upaya penyelamatan dengan menurunkan tim evakuasi ke dalam sumur.
"Tim yang turun ke sumur ini menggunakan alat bantu oksigen dan langsung mengangkat korban ke atas. Namun, saat diangkat, korban sudah tidak bernyawa atau meninggal dunia," jelas Masrikan. (int)
Editor : Ali Mustofa