Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Entaskan Angka Kesenjangan di Grobogan, Ini Langkah yang Dilakukan Pemkab

Intan Maylani Sabrina • Sabtu, 26 Agustus 2023 | 03:10 WIB
EXPO: Sebanyak 20 stan mengikuti expo perumahan yang ada di Swalayan Luwes Pasar Raya.
EXPO: Sebanyak 20 stan mengikuti expo perumahan yang ada di Swalayan Luwes Pasar Raya.

 

GROBOGAN - Pemkab Grobogan serius dalam mengentaskan angka kesenjangan antara ketersediaan dan kebutuhan (backlog) menumpang yang masih 52.284 KK.

Disperakim menjembatani dengan membuat Pameran Perumahan yang ada di Luwes Pasar Raya.

Sedikitnya ada 20 stan yang didirikan, yakni 12 stan pengembang, lima perbankan, dan dua badan usaha yang terlibat di sektor perumahan.

Sasaran utamanya ditujukan bagi ASN, PPPK, masyarakat umum hingga pengantin baru yang masih belum memiliki rumah atau menumpang.

Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto saat sambutan menegaskan kepada pengembang dalam mendirikan perumahan diminta memilih lokasi yang terhindar dari bencana alam seperti banjir.

”Jangan sampai masyarakat beli ternyata saat musim hujan lokasinya pasti banjir,” tegasnya.

Kemudian pengembang juga diminta jangan lupa akan kewajibannya untuk segera menyerahkan Prasarana Sarana Utilitas Umum (PSU) kepada pemkab.

”Sehingga pengembang untuk pemeliharaannya tidak terbebani dan nantinya akan menjadi tanggungjawab pemerintah. Banyak kasus pengembang menghilang, lari dari tanggungjawab. Kami harap yang di sini semua patuh dan segera menyerahkan PSU,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Disperakim Grobogan Siswanto menambahkan, selama setahun ini sudah ada 10 pengembang yang menyerahkan PSU yakni Perumahan Semesta Mulia, Perumahan Grand Semesta, Perumahan Grand Master, Perumahan Pesona Gajah Mada, Perumahan Pesona Gajah Mada, Perumahan Cahaya Griya Mandiri, Perumahan Griya Praja Indah, Perumahan Jl Thamrin, Graha Petridian Asri, Perumahan Asteria  dan Perumahan Semesta Asri Grabagan.

”Melalui pameran ini, harapannya program 1 juta rumah dari pemerintah pusat bisa terpenuhi,” tegasnya.

Disperakim selama ini juga menampung keluh kesah [ara pengembang. Harapannya pemkab menyambung regulasi yang diminta dari rekan-rekan pengembang.

Namun, pihaknya juga berpesan kepada pengembang untuk jangan hanya mengejar keuntungan. Tapi juga pengembang harus melengkapi fasum sesuai dengan set plan Disperakim,

”Luasan kurang dari 25 hektare itu fasilitas PSU harus 25 persen. Sedangkan 25-100 hektare luasanya harus 30 persen. Selama ini rekan-rekan pengembang ternyata sudah konsisten, sehingga dalam menciptakan hunian aman dan nyaman bisa terwujud,” imbuhnya. (int)

Editor : Ali Mustofa
#perumahan #grobogan #kesenjangan