Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tiga Ruang Kelas Ambruk, Siswa SDN 2 Penawangan Grobogan Terpaksa Belajar di Teras Sekolah

Sirojul Munir • Sabtu, 26 Agustus 2023 | 00:26 WIB

 

ROBOH: Kondisi ruang kelas SD N 2 Penawangan roboh karena tidak kunjung ada perbaikan, siswa terpaksa belajar di teras kelas.
ROBOH: Kondisi ruang kelas SD N 2 Penawangan roboh karena tidak kunjung ada perbaikan, siswa terpaksa belajar di teras kelas.

GROBOGAN – Tiga ruang kelas SDN 2 Penawangan ambruk pada Minggu siang (20/8) lalu. Beruntung saat ambruk tidak ada siswa yang masuk karena sedang libur.

Kondisi bangunan kelas satu ruang roboh, eternit jebol dan penyangga rusak. Ruang kelas sudah kumuh kotor tidak dihuni dan dijadikan sebagai gudang. Tiga ruang dibiarkan kosong dan tidak terawat.

Keadaan tiga ruang kelas yang sudah rusak selama bertahun-tahun tidak kunjung ada perbaikan. Padahal pengajuan ke Pemerintah Daerah sudah diajukan berkali-kali.

Namun, belum ada realisasi. Hingga akhirnya sekolah mengosongkan tiga ruang kelas pada tahun 2022 lalu.

Kemudian siswa belajar di teras kelas sekolah secara bergantian. Sebagian ditampung belajar di Musholla dan sebagian belajar di ruang perpustakaan dijadikan kelas.

Mereka terpaksa melakukanya karena tidak ada ruang kelas yang nyaman untuk belajar.

”Pas kejadian ambruk tidak ada korban. Karena terjadi pada hari Minggu pas sekolah libur,” kata Isma guru kelas 1 SD N 2 Penawangan.

Tiga ruang kelas itu, adalah kelas untuk kelas 1, 4 dan 5. Kerusakan sekolah terjadi mulai tahun 2019. Pihak sekolah sudah mengajukan perbaikan untuk bangunan sekolah. Namun, pengajuan belum terealisasi.

Kemudian dari Kepala Sekolah meminta agar tiga ruang kelas tidak boleh ditempati karena mau roboh.

Untuk menampung siswa karena sekolah rusak, pihak sekolah menampung siswa untuk belajar mengajar di teras kelas.

Kemudian untuk lainya ditampung belajar di ruang perpustakaan dan mushola. Sebagian lagi ada di tiga ruang kelas yang masih baik.

”Siswa belajar di teras kelas sudah dua tahun ini. Belajarnya tidak nyaman. Karena dari pihak pemerintah daerah belum ada respon untuk pembangunanya,” ujarnya. (mun)

Editor : Ali Mustofa
#grobogan #siswa #sekolah #ruang kelas