Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Identitas Perempuan yang Tewas Mengapung di Sungai Lusi Grobogan Terungkap, Ini Namanya

Sirojul Munir • Kamis, 10 Agustus 2023 | 00:58 WIB
DIIDENTIFIKASI: Anggota Polsek Klambu dan tim Inavis Polres Grobogan lakukan identifikasi serta mengangkut korban perempuan meninggal di tepi sungai.
DIIDENTIFIKASI: Anggota Polsek Klambu dan tim Inavis Polres Grobogan lakukan identifikasi serta mengangkut korban perempuan meninggal di tepi sungai.

 

GROBOGAN – Warga Desa Jenengan, Kecamatan Klambu digegerkan dengan temuan mayat perempuan mengapung di sungai Lusi, Rabu (9/8). Mayat ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB.

Koban diketahui bernama Mukaromah, 68 warga Desa Terkesi, Kecamatan Klambu. Korban sebelumnya diketahui pada Senin (7/8) lalu sekitar pukul 17.45 WIB saat pelapor hendak menjalankan sholat magrib berjama'ah di masjid.

Selanjutnya sekira pukul 18.30 wib setelah selesai menjalankan sholat magrib tetangga korban  melihat rumah korban dalam keadaan gelap.

Merasa curiga kemudian tetangga rumah berusaha mengecek korban dirumahnya. Ternyata setelah di cek tidak ternyata korban tidak ada dirumahnya.

Warga sekitar berusaha mencari korban dan setelah di cari di sekitar rumah dan di aliran sungai lusi  yang ada di belakang rumahnya tidak juga di ketemukan.

”Korban ditemukan pada pagi hari tadi sekitar pukul 07.00 Wib  oleh warga yang hendak buang hajat di sungai Lusi,” kata Kapolsek Klambu AKP Maarif.

Ketika itu, saksi  melihat ada sesosok orang dalam keadaan mengapung di aliran sungai dalam keadaan tertelungkup tanpa menggunakan busana.

Setelah mengetahui kejadian tersebut memberitahukan kepada kepada perangkat desa serta melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Klambu.

”Dari hasil pemeriksaan dari Inafis dan petugas kesehatan puskesmas Klambu terhadap korban tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan,” ujarnya.

Penyebab kematian korban diduga korban hendak mandi disungai yang berada di belakang rumahnya. Kemudian terpeleset dan tidak bisa berenang sehingga korban tenggelam dan hanyut.

Dari pihak keluarga telah membuat surat pernyataan yang intinya sudah menerimakan atas meninggalnya korban dan tidak akan menuntut ke pihak manapun. (mun)

Editor : Ali Mustofa
#grobogan #sungai lusi #tenggelam #mayat mengapung