Perbaikan itu membuat lalu lintas hanya menggunakan separo badan jalan yang diakses dua jalur dari arah berlainan. Kondisi itu membuat kemacetan. Mengakibatkan arus tersendat.
Sementara untuk memberi peringatan ke pengendara yang melintas, dipasang rambu-rambu. Tepatnya di bagian barat dan timur di titik sebelum perbaikan jalan. Sehingga pengendara memelankan kendaraannya.
Pelaksana lapangan proyek Rudianto menyebut perbaikan dilakukan dengan dipasang bore pile atau pondasi tiang di 20 titik. Selain itu, juga akan dipasang balok tarik hingga turap dengan kedalaman tiga meter.
“Pekerjaannya ini berupa bore pile di 20 titik dengan jarak 2,5 meter. Nanti juga akan diberi balok tarik dengan ukuran 30x50 cm dan turap dengan kedalaman tiga meter,” ujarnya.
Menurutnya untuk kedalaman Jalan ambles di Desa Gubug, itu ambles hingga 50 cm. Sehingga membahayakan pengendara. Dan langsung direspon dengan perbaikan.
Rudi menambahkan jalan yang diperbaiki hanya sepanjang 30 meter. Target penyelesaiannya yakni sebelum Lebaran, atau sekitar pertengahan April.
"Perbaikan jalan ambles tersebut juga dilakukan dengan pemasangan tiang pancang. Dengan cara itu, diharapkan tanah tidak longsor lagi ke area sungai," tambahnya. (tos/him) Editor : Abdul Rokhim