Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Talud dan Sayap Jembatan di Bendoharjo Grobogan Ambrol Tergerus Longsor, Aktivitas Warga Terganggu

Ali Mustofa • Selasa, 21 Februari 2023 | 01:13 WIB
RUSAK: Jembatan di Bendoharjo Kecamatan Gabus tergerus longsor. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)
RUSAK: Jembatan di Bendoharjo Kecamatan Gabus tergerus longsor. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)
GROBOGAN - Curah hujan yang tinggi mengakibatkan talud jalan dan sayap di jembatan penghubung Desa Bendoharjo dan Tunggulrejo Kecamatan Gabus longsor. Kini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki.

Kerusakan itu dibiarkan, terlihat longsoran talud jalan dan sayap jembatan itu memiliki panjang 14 meter dengan ketinggian 3 meter. Selain talud jalan dan sayap jembatan, juga terjadi longsoran pada jalan samping jembatan dengan panjang 16 meter dengan lebar 2,50 meter.

”Padahal menjadi penghubung dua desa yakni Desa Bendoharjo dan Tunggulrejo. Sehingga cukup mengganggu akses perekonomian dan pendidikan di sini,” jelas Kepala Desa Bendoharjo Sunarto.

Kini pihak desa membiarkan kerusakan tersebut. ”Mencoba kami masukkan ke dana desa (DD), namun tidak memungkinkan. Karena membutuhkan sekitar Rp 169 juta,” jelasnya.

Menurutnya, masih ada tiga jembatan di desa tersebut yang juga mengalami kerusakan parah dan membutuhkan perbaikan segera. ”Masih ada tiga lagi jembatan yang mengalami pengikisan. Sampai saat ini belum tertangani. Kami sedang usulkan ke kabupaten,” jelasnya.

Sementara ini, jembatan yang menghubungkan kedua desa hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Sedangkan kendaraan roda empat harus memutar di perkampungan desa setempat. (int) Editor : Ali Mustofa
#talud jalan ambrol #grobogan #curah hujan #Jembatan Rusak #jembatan penghubung 2 desa