Baca Juga : Soal Pembayaran Tunggakan Uang Lembur Karyawan PT Sai Apparel Grobogan, Dinas: Kami Beri Waktu Dua Pekan
General Manajer PT Sai Apparel Industries Chanchal Gupta menuturkan, terkait kabar karyawan yang tak kunjung diperpanjang kontrak akibat vokal menyampaikan aspirasi, kata dia, hanya sebatas kesalahpahaman. Sebab, baginya karyawan yang sudah lama bekerja barangtentu menjadi prioritas.
“Karyawan ini aset bagi kami. Yang sudah kerja berbulan-bulan dan mengajari karyawan lain, tentu kami jamin. Yang katanya kontrak tinggal dua hari itu sebenarnya berakhir Maret,” tuturnya.
Chancal mengatakan, jika dimutasi atau diberhentikannya karyawan melihat kinerja yang bersangkutan. Begitupula kepentingan perusahaan.
“Lihat situasi. Ada yang produksi model teamwork. Ada yang diselesaikan sendiri. Tergantung kebutuhan,” jelasnya
Sebelumnya, Mala Ainun Rohmah, Ketua Serikat Pekerja PT Sai Apparel Industries Grobogan (SP Spring) diduga tak kunjung diperpanjang kontrak lantaran vokal menyoal masalah uang lembur yang tak dibayar berbulan-bulan.
Baca Juga : Disinggung soal Pembayaran Uang Lembur Karyawan, Begini Kata Pihak PT Sai Apparel Grobogan
Mala juga mengaku hingga kini belum menerima tanda-tanda perpanjangan kontrak dari manajemen PT Sai Apparel Industries.
“Kontrak saya tinggal 2 hari dan manajemen belum tanda tangan,” katanya pada Senin (6/2).
Diketahui, ia bersama Erma Oktaviani lantang bersuara memperjuangkan hak-hak buruh di perusahaan tersebut. Terutama mengenai hak-hak pekerja seperti uang lembur, jam kerja, fasilitas parkir hingga kebebasan berserikat.
Namun, hingga kini Mala Ainun Rohmah mengaku belum mendapat kejelasan terkait perpanjangan kontrak di perusahaan tersebut. (tos/mal) Editor : Abdul Rokhim