Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Duh! Baru Selesai Dikerjakan, Jalan di Gempolpayung Grobogan Langsung Rusak, Begini Penampakannya

Ali Mustofa • Jumat, 9 Desember 2022 | 02:37 WIB
PARAH: Warga saat melintas di jalan rusak yang berada di Dusun Gempolpayung, Kelurahan Purwodadi, Kamis (8/12). (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)
PARAH: Warga saat melintas di jalan rusak yang berada di Dusun Gempolpayung, Kelurahan Purwodadi, Kamis (8/12). (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)
GROBOGAN - Rampung dikerjakan, Jalan di Dusun Gempolpayung Kelurahan Purwodadi langsung rusak. Jalan tersebut turun sekitar 50 centimeter. Padahal pengerjaannya selesai (4/12) lalu.

Saat wartawan Jawa Pos Radar Kudus ini ke lokasi, kerusakan terjadi pada talut dan badan jalan. Pada talut di sebelah selatan itu, terjadi keretakan sepanjang 20 meter. Tak hanya itu juga terjadi penurunan sampai 50 centimeter.

Sementara pada badan jalan terjadi keretakan di beberapa titik. Diiringi dengan patahan di masing-masing ujung jalan yang diperbaiki. Beruntung jalan masih bisa dilalui. Karena bagian badan jalan masih utuh tak sampai terperosok ke sungai.

Warga sekitar Heru Setyowati menyebut kerusakan jalan itu belum lama ini terjadi. Kurang dari seminggu. Padahal jalan tersebut baru selesai dikerjakan. Bahkan pada titik-titik kerusakan, terlihat cor masih basah.

"Selesai pengerjaannya dari tukang itu tanggal 4 Desember. Atau baru empat hari lalu," katanya.

Tukang rampung mengerjakan jalan itu pada sore hari. Tetapi pada (5/12) pagi jalan sudah rusak. Sontak kejadian itu membuat warga kaget.

"Malamnya memang hujan tapi tidak deras," jelasnya.

Menurutnya sebenarnya pada titik tersebut memang rawan longsor. Badan jalan kelarp terperosok ke selatan. Sayang meski demikian, pembangunan jalan tersebut tidak memperhatikan faktor itu. Pondasi atau talut yang dibangun tidak menyentuh dasar tanah.

"Harusnya diprancoh dulu sampai dasar. Jadi gak mudah longsor. Soalnya kan pinggir sungai juga," imbuhnya. (tos) Editor : Ali Mustofa
#rawan longsor #grobogan #keretakan jalan #jalan rusak #kerusakan jalan