Diketahui, pada September lalu tim Kemenkes RI melakukan verifikasi di 43 tempat pengelolaan pangan (TPP) sentra pangan jajanan/kantin sehat di 18 kabupaten/kota pada enam provinsi.
Waka Sarana Prasarana SMAN 1 Toroh Slamet Sugiyono mengatakan, akhirnya Jumat (18/11) diumumkan jika SMAN 1 Toroh menjadi juara III sentra pangan jajanan/kantin sehat se-Indonesia.
”Dalam kantin sehat ini kami menujukkan jika di kantin kami memiliki makanan yang bebas dari lima P (pengawet, pengeyal, penyedap, pemanis dan perasa). Penyajian makanan dari bahan mentah dan matang pun harus diolah di sekolah. Di sini tidak menyediakan makanan bungkus plastik, tidak menjual makanan berwarna dan bersoda hanya air mineral, teh dan susu,” jelasnya.
Selain itu, di SMAN 1 Toroh sudah menerapkan zero sedotan. Sehingga warga sekolah wajib membawa tempat makan dan minum dari rumah. Makanan yang disediakan di kantin pun berupa empat sehat berupa nasi, lauk sayur dan buah.
”Tujuan kami menyediakan makanan sehat. Karena anak-anak berada di sekolah sampai sore. Maka kesehatan mereka difasilitasi di kantin ini. Sehingga bisa mendorong siswa terpenuhi gizinya. Kami setiap Jumat ada program makan sehat. Di mana siswa membawa bekal dari rumah berupa makanan sehat,” imbuhnya.
Adanya penghargaan tingkat nasional ini, pihaknya berharap bisa menjadi motivasi peserta didiknya saat keluar dari sekolah sudah memiliki bekal. Sehingga bisa diterapkan di kehidupan yang berkelanjutan. (int) Editor : Ali Mustofa