PPK sekaligus Kabid Keolahragaan Disporabudpar Grobogan Nur Yasin mengatakan, Provisional hand over (PHO) jatuh pada Selasa (27/9). Seluruh akses pengerjaan pun rampung dikerjakan.
“Selesai kontrak besok pagi untuk jalan akses masuk, parkir hingga gerbang masuk. Kami dapat anggaran dari APBD senilai Rp 3,72 miliar,” jelasnya.
Meski sudah ada akses masuk, bangunan dengan luasan 2,3 hektare itu belum bisa langsung dioperasikan. Sebab untuk akses keluar baru diusulkan di APBD-Perubahan nanti.
“Kami dapat pembangunan jalan keluar dari GSG menuju Jalan Kapten Rusdiyat. Luasnya sekitar 14 meter, sedangkan panjang 220 meter,” ujarnya.
Pihaknya berharap agar awal tahun depan, GSG mulai bisa ditempati dan tak mangkrak lagi. “Harusnya setelah PHO bisa langsung dipakai. Namun, inikan bangunan aset daerah, harus ada perda dan perbup. Saat ini perbup belum ada, kalau ada yang mau sewa kami bingung untuk menentukan tarifnya,” jelasnya.
Disporabudpar pun sedang membahas perbup tersebut di bagian hukum Setda Grobogan. Sehingga rencananya tahun depan bisa di tempati sebagai gedung konser, pernikahan, pentas seni mau pun ekspo.
“Bisa untuk acara sosial dan budaya. Bisa menampung sekitar 500-800 orang,” imbuhnya. (int/mal) Editor : Abdul Rokhim