Harga yang dijual di pasar tersebut lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran. Sehingga warga berbondong-bondong ingin membeli. Ditambah lagi adanya bantuan seribu paket sembako yang diberikan kepada warga pembawa kupon. Sehingga suasana bazar lebih berjubel.
”Bazar pasar murah ini menyediakan kebutuhan bahan pokok makanan menjelang hari raya Idul Fitri. Jadi harganya lebih murah dibandingkan harga di pasar umumnya,” kata Kepala Disperindag Grobogan Pradana Setiawan.
Selain itu, dalam acara tersebut juga diberi bantuan sembako gratis kepada seribu penerima. Sehingga menambah ramaianya bazar. Jumlah stan di bazar itu 52 stan. Diikuti UKM, BUMD, dan BUMN.
”Kami juga membuka aplikasi tertib sing tokcer’ yaitu penertiban toko swalayan dan peningkatan daya saing toko eceran di Kabupaten Grobogan. Adanya program itu bisa membantu warga dan pedagang kecil,” terang dia.
Bupati Sri Sumarni mengatakan perkembangan perekonomian di Kabupaten Grobogan mulai menampakkan geliat pertumbuhannya. Sesuai data statistik pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Grobogan tahun 2021 sebesar 5,37 persen. Angka tersebut naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya -1,59 persen. ”Artinya masyarakat, utamanya pelaku usaha sudah mampu adaptasi,” terang dia.
Dalam pelaksanaan Pasar Murah tahun 2022 ini ada yang berbeda dalam teknis pelaksanaannya. Semula tahun-tahun sebelumnya pemkab memberi bantuan subsidi berupa potongan harga dari ragam komoditas barang yang ditawarkan. Sesuai dengan kupon dengan harapan mendapatkan harga yang lebih murah.
”Tahun ini dilaksanakan berupa penyerahan bantuan sembako langsung kepada masyarakat. Setiap penerima mendapatkan beras 5 Kg, gula 1 Kg, mi instan lima bungkus, 1 liter sirup dan 1 Kg telur (15 butir). Total sejumlah 1.000 paket,” terang dia.
Bupati juga meminta maaf atas kerumunan dari warga yang mengambil bantuan. Seharusnya sudah digilir. Namun antusiasi warga sangat tinggi sehingga terjadi penumpukan dan antrian. (mun/zen) Editor : Abdul Rokhim