Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sidak ke Pasar, Tim Gabungan Temukan Frozen Food Kedaluwarsa Masih Dijual

Ali Mustofa • Selasa, 19 April 2022 | 17:16 WIB
SIDAK: Petugas dari Disperindag, Disnakkan, dan Dinkes Grobogan, saat sidak di pasar tradisional dan modern kemarin. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)
SIDAK: Petugas dari Disperindag, Disnakkan, dan Dinkes Grobogan, saat sidak di pasar tradisional dan modern kemarin. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)
GROBOGAN - Tim gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan menggelar sidak ke sejumlah pasar tradisional dan modern. Dalam inspeksi mendadak tersebut ditemukan seratusan frozen food yang melewati expired date (e.d).

Sidak ini dipimpin Kabid Perdagangan Disperindag Grobogan Sigit Adiwibowo. Diawali dengan mengunjungi Pasar Purwodadi. Di sana petugas dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Grobogan mengecek kadar air pada daging sapi. Hasilnya rata-rata melebihi kadar air normal (77-78), yakni yang ditemukan sekitar 80-87 kadar air.

Kemudian tim gabungan mengambil sampel beberapa kerupuk yang diduga mengandung rhodamin karena warna yang mencolok. Mi pentil hingga ikan asin ditemukan mengandung formalin.

”Untuk mi dan ikan asin yang kami ambil sampel langsung dites di tempat oleh UPTD Pasar Purwodadi. Hasilnya belum menunjukkan positif rhodamin. Kemungkinan pedagang mulai menyadari, karena kami rutin mengimbau kepada pedagang dan mengecek langsung. Memang mi pentil dan teri ini menjadi sasaran rutin dalam pengecekan kami,” tegasnya.

Selanjutnya, tim gabungan menuju toko yang menyediakan frozen food. Di sana petugas dibuat tercengang karena menemukan puluhan keju mozarella yang melewati expired date. Hingga seratusan bakso frozen yang melewati masa kedaluwarsa.

”Semua barang yang melewati kedaluwarsa langsung kami minta turunkan display. Karena kedaluwarsa cukup lama namun masih terpajang. Ada yang e.d mulai hari itu juga, ada yang sudah enam bulan lamanya. Ini sangat membahayakan konsumen yang membeli,” keluhnya.

Selain itu, masih banyak makanan yang tidak dicantumkan masa kedaluwarsa. ”Kami langsung imbau ke pemilik untuk memberi label tanggal kedaluwarsa. Serta kepada pembeli untuk lebih jeli cek sebelum membeli,” imbuhnya.

Petugas gabungan langsung memberi teguran berupa pembinaan hingga peringatan keras bagi fasilitas distribusi pangan yang tidak memenuhi ketentuan. (int/zen) Editor : Ali Mustofa
#grobogan #distribusi pangan #bahayakan konsumen #frozen food #masa kedaluwarsa #pemkab grobogan #gelar sidak