Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tekan Kasus HIV/AIDS, Dinkes Grobogan Lakukan Sosialisasi

Abdul Rokhim • Jumat, 25 Februari 2022 | 17:28 WIB
Illustrasi dukungan kepada penderita HIV/AIDS. (ISTIMEWA/RADAR KUDUS)
Illustrasi dukungan kepada penderita HIV/AIDS. (ISTIMEWA/RADAR KUDUS)
GROBOGAN - Dinkes Grobogan terus menekan penurunan angka HIV/AIDS yang hingga kini masih cukup tinggi di Kabupaten Grobogan. Bahkan, masih banyak ODHA yang putus obat. Pendekatakan melalui sosialisasi khusunya pada pelatihan perawatan, dukungan dan pengobatan (PDP) atau care support treatment (CST) akan semakin diperluas.

Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo melalui Kasi Penanggulangan Penyakit Menular (P2M) Gunawan Cahyo Utomo mengatakan, layanan kesehatan untuk ODHA terus di-upgrade. Sebelumnya baru sembilan faskes yang memiliki PDP, di antaranya di RSUD R Soedjati Purwodadi dan delapan puskesmas wilayah Ngaringan, Gabus, Tegowanu, Gubug, Klambu, Godong, Geyer dan Toroh.

Kini, sudah bertambah menjadi 17 puskesmas. Meski begitu masih jauh dari target, lantaran masih ada 13 Puskesmas di Kabupaten Grobogan yang belum bisa melayani hingga ke pengobatan ODHA.

“Saat ini baru 17 puskesmas, ditambah satu rumah sakit. Sejumlah faskes tersebut menjadi rujukan bagi ODHA. Di sana ada pelayanan mulai dari pemeriksaan HIV, konseling VCT, dan memberikan pengobatan dengan ARV terapi. Pengobatan ODHA dilakukan seumur hidup, karena obat hanya dapat menekan perkembangan virus, tidak dapat menyembuhkan. Adanya PDP itu diharapkan mampu menekan angka berhenti berobat,” tegasnya.

Hingga Januari 2022, Kabupaten Grobogan memiliki 23 ODHA baru. Angka kematian saat ini 25 persen, dari total kasus kumulasi Pihaknya juga menargetkan pada 2030 bisa zero infeksi baru. Lantaran di tahun tersebut menjadi tahun eliminasi. (int/mal) Editor : Abdul Rokhim
#kasus hiv/aids #aids #grobogan #purwodadi #sosialisasi #dinkes grobogan #hiv