Para penari sufi tersebut menari dengan berputar tanpa henti dengan diiringi musik rebana dan bacaan salawat. Mengenakan kostum khusus tari sufi. Berputas mengikuti alunan irama musik di atas panggung 4x4 meter.
Pengasuh Ponpes Darul Falah Ki Ageng Mbodo Muhammad Gufron mengatakan, 24 jam menari sufi virtual dalam rangka haul ke-748 Syeh Jalaludin Rumi dan menyambut tahun baru 2022. Tema yang dipakai bangkit dari pandemi menyambut rohani melalui filosofi tari sufi.
“Kami mengadakan menari sufi 24 jam mulai dini hari pukul 00.00 Jumat dan berakhir pada dini hari Sabtu pukul 00.00. Ini untuk menyambut tahun baru 2022. Kita muhasabah sekaligus berzikir,” kata Muhammad Gufron yang akrab disapa Gus Mbodo itu.
Ada 250 santri yang terlibat langsung. Kemudian ada satu penari sufi dari luar kota yang ikut bergabung. “Kami juga akan menari bersama 50 penari secara langsung pada malam hari nanti,” ujarnya.
Tujuan dari keiatan tari sufi itu untuk memupuk rohani melalui tari sufi. Selain itu, juga untuk muhasabah dalam pergantian tahun. Sehingga ada introspeksi diri untuk menyambut tahun baru 2022.
“Refleksi dini untuk evaluasi lebih baik dari tahun sebelumnya,” terang dia.
Selain tari sufi, ponpes tersebut juga mengadakan lomba pentas seni dan lomba lainya. Di antaranya pencak silat, rebana, pidato bahasa arab dan bahasa inggris, serta lomba santri lainya. Puncak acaranya pada pertengahan malam dengan berdoa dan berzikir bersama, (war) Editor : Ali Mustofa