Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan Masrikhan mengatakan, robohnya rumah berawal dari hujan terjadi pada Selasa sore (2/11) kemarin. Saat hujan tersebut ada air yang mengalir dari atas pegunungan kendang utara.
”Luapan air itu, akhirnya menjadikan tebing longsor dan menimpa rumah warga satu hingga roboh,” kata Masrikhan.
Saat kejadian tidak ada penghuni rumah. Sebab, mereka telah keluar untuk menyelamatkan diiri. Kejadian terjadi pukul 15.00 WIB. Warga yang mengetahui adanya rumah roboh, belasan warga membantu evakuasi barang bisa diselamatkan.
”Warga memasang bambu karena rumah miring. Maka warga memasangnya agar tidak roboh,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, pihaknya mengimbau kepada warga agar berhati-hati jika terjadi hujan deras. Terutama rumahnya yang berada di bawah tebing. Sebab, bisa rawan logsor.
”Iya kami berpesan agar berhati-hati waktu penghujan bisa terjadi longsor seketika. Dan terus waspada,” terang dia. (him) Editor : Ali Mustofa