Meski demikian, pengelola wisata Kedung Ombo untuk teknis, pengelola sudah menerapkan prokes seperti adanya tempat cuci tangan lengkap dengan sabun dan air mengalir. Semua wisatawan untuk memakai masker, kemudian thermogun untuk cek suhu dan lokasi antriannya juga sudah diberikan jarak satu meter agar tidak terjadi kerumunan.
Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistiyoningsih mengatakan, wisata di Waduk Kedung Ombo bisa dibuka dengan syarat mematuhi protokol kesehatan(prokes). Setiap pengunjung harus memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan tidak berkerumun.
”Wisata di Kedungombo sudah dibuka lagi. Tetapi untuk kapasitas harus sesuai prokes dan maksimal pengunjung 30 persen dari kapasitas sesuai dengan ketentuan,” kata Endang Sulistiyoningsih.
Endang menambahkan, untuk wisata air perahu sementara tidak diperbolehkan dan masih menunggu evaluasi. Sebab, beberapa waktu lalu ada kapal terbalik karena tidak menaati peraturan dan melebihi kapasitas serta tidak menggunakan pelampung.
”Wisata air masih di evaluasi dan dilarang membawa penumpang yang berwisata,” ujarnya.
Pengelola wisata Embung Bening Kedung Ombo Raul mengatakan, pembukaan wisata kedungombo sudah mulai dibuka kembali. Namun, ada persyaratan dengan prokes ketat bagi pengunjung dan pegawai wisata.
”Iya wisata sudah buka kembali. Wisata perahu di area kedung Ombo dilarang membawa penumpang yang berwisata sampai batas waktu yang belum ditentukan,” terang dia. Editor : Ali Mustofa