Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Patuhi Larangan Mudik, Sesulih Ora Bisa Mulih

Ali Mustofa • Sabtu, 15 Mei 2021 | 18:23 WIB
PEDULI: Paguyuban Glinggang Bumi Leluhur (GBL) memberikan bantuan ke warga yang terdampak Covid-19. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)
PEDULI: Paguyuban Glinggang Bumi Leluhur (GBL) memberikan bantuan ke warga yang terdampak Covid-19. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)
GROBOGAN - Lantaran tak bisa pulang ke kampung halamannya. Paguyuban Glinggang Bumi Leluhur (GBL) melakukan bakti sosial ke warga yang terdampak pandemi Covid-19 di Dusun Glinggang di RT 01 hingga RT 03 (se RW-09) Kecamatan Geyer.

Salah satu penggerak GBL, Purwadi atau yang kerap disapa Ki Purwo mengatakan, pembagian 110 parcel sembako Lebaran itu menyebar di tiga RT dan lokasi terpencil di dusun tersebut. Sasarannya masyarakat yang kena PHK, gulung tikar hingga pendapatan berkurang drastis selama pandemi.

”Ada sekitar 49 orang yang berpartisipasi di sini. Paket parsel sembako Lebaran  didapatkan dari para perantau yang menyebar di beberapa wilayah seperti Lampung, Palembang, Bali, Kalimantan Selatan dan Jawa. Mereka tergabung dalam paguyuban Perantau  GBL ini,” jelasnya.

Pembagiannya pun dilakukan secara protokol kesehatan (prokes) dengan didampingi Satgas Covid-19 desa. Penyalurannya ditampung di rumah RT. Kemudian RT disalurkan secara door to door untuk menghindari kerumunan.

”Sasarannya bukan hanya yang kena PHK saja. Namun, ditambah teman-teman yang bukan PNS, kemudian para pensiunan serta orang-orang yang tidak mendapat THR/gaji ke-13,” paparnya.

Kegiatan tersebut dimaksud untuk meringankan beban masyarakat di desa tersebut. Serta sebagai kepatuhan perantau agar tidak mudik. Maka dengan cara menyalurkan sedikit rezeki ke masyarakat yang membutuhkan.

”Meski kami tidak mudik, tapi sembako datang. Sesulih ora bisa mulih. Semoga bermanfaat,” imbuhnya. Editor : Ali Mustofa
#bakti sosial #sembako #larangan mudik