BLORA - Sadar akan inovasi dan efisiensi energi membuat tim krenova SMAN 1 Blora membuat alat yang dinamakan (Ecolight) lampu lalu lintas portabel berbasis tenaga surya yang ramah lingkungan. Alat tersebut bisa memanfaatkan energi matahari dengan memiliki keunggulan dalam mobilitas, efisiensi energi, dan kemudahan instalasi.
Arif Fakhrian Khalim / Radar Kudus
Memakai jas hitam dan celana serta rok abu-abu, empat siswa dari SMA Negeri 1 Blora mempersiapkan alat yang dia ciptakan untuk presentasi inovasi di Bapperida Blora. Namanya Arka Adhyatma Putrananta, Muhammad Rizky Aufa Mukhbita, Naura Aurelia Shafira dan Natasya Fadli Wibowo.
Mereka berempat didampingi Sri Susilaningsih, sebagai guru pembimbing. Keempatnya membawa alat setinggi 2 meter yang disebut ecolight.
Natasya, salah satu anggota kelompok menjelaskan bahwa alat yang diciptakan bisa memanfaatkan energi matahari sebagai sumber daya utama, tak hanya itu ada dua keping panel surya dengan ukuran 10 Watt, dilengkapi accu 12 V/10 Ah.
“Accu ini berfungsi untuk menyimpan energi listrik dari panel surya sehingga ECOLIGHT mampu beroperasi secara mandiri tanpa ketergantungan pada jaringan listrik. Sehingga sangat cocok digunakan dalam situasi darurat, kegiatan sementara, maupun di daerah yang belum memiliki infrastruktur listrik memadai,” jelasnya.
Ia mengaku untuk membuat inovasi tersebut membutuhkan empat pekerja dan mampu diselesaikan sekitar tiga minggu per unit. Terlebih, kelompoknya juga bekerja sama dengan pihak luar seperti bengkel khusus pembuatan alat-alat.
Inovasi yang diciptakan tim Krenova SMAN 1 Blora diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan yang tidak hanya mendukung keselamatan berkendara, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan.
“Kami melihat permasalahan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas sering kali diperparah oleh tidak tersedianya sistem lampu lalu lintas yang memadai, khususnya di daerah rawan macet dan persimpangan darurat. Alat alat yang diperlukan untuk membuat Ecolight yakni, Solar Cell, penyangga solar cell, box lampu, stan lampu, accu, box controller, dan controller,” ungkapnya.
Tim krenova SMAN 1 Blora berupaya untuk menciptakan inovasi yang dapat mengurari antrean kendaraan, memfasilitasi pergerakan, mencegah kecelakaan, meningkatkan kesadaran pengendara dan menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Harapan kami dengan adanya inovasi ecolight sapat mengurangi kemacetan pada kondisi darurat, meningkatkan keselamatan lalu lintas, hemat energi dan ramah lingkungan ,” ucapnya.
Tim krenova juga berpesan untuk adik adik SMAN 1 Blora harus terus menciptakan inovasi, dengan menguatkan tekad untuk terus membangun negeri dengan semangat inovasi.
“Ada pembimbing yang selalu mengarahkan dan memberikan motivasi,” katanya. (*)
Editor : Eko Santoso