RADAR KUDUS - Sebuah postingan di akun Threads @ricko_sihombing20 memperhatikan masyarakat setelah menunjukkan situasi kehidupan Heru Baskoro, anak dari Sayuti Melik seseorang yang terkenal karena mengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia bersama dengan ibunya, S.K. Trimurti, mantan Menteri Tenaga Kerja RI.
Dalam postingannya, pemilik akun mengatakan bahwa istri Heru Baskoro juga adalah cucu dari KH Agus Salim, salah satu tokoh pendiri negara dan diplomat berbakat Indonesia.
Postingan yang diunggah kemarin sekitar satu hari lalu menampilkan foto dua orang pria berpakaian gelap sedang "mengawal" atau mengunjungi sepasang orang tua tua yang duduk di lantai di sebuah ruangan sederhana dengan dinding berwarna hijau kebiruan.
Dalam pernyataannya, pengunggah menulis bahwa meskipun merupakan keturunan dari dua tokoh besar bangsa, keduanya kini dianggap hidup dalam kondisi "miskin dan sakit-sakitan".
Hingga saat ini, unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 13.200 likes, 268 komentar, dan dibagikan sebanyak 1.100 kali.
Heru Baskoro sendiri adalah anak kedua dari pasangan Sayuti Melik dan S.K. Trimurti.
Dalam wawancara dengan Historia.id tahun 2016, Heru Baskoro menceritakan masa kecilnya, termasuk hubungan yang rumit antara ayahnya, Sayuti Melik, dengan kakeknya sendiri.
Heru Baskoro mengatakan bahwa ayahnya sangat menghormati ibunya, tetapi membenci ayahnya sendiri karena dianggap tidak tanggung jawab sebagai suami, serta suka minum minuman keras dan bermain judi.
Menariknya, artikel Historia.id tahun 2016 menyebutkan bahwa Heru Baskoro saat itu tinggal di Kanada, informasi yang berbeda dengan situasi yang terlihat dalam unggahan terbaru.
Oleh karena itu, belum bisa diketahui apakah keduanya kini sudah kembali tinggal di Indonesia atau ada alasan lain yang belum terungkap.
Sayuti Melik terkenal karena perannya dalam mengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang dibacakan oleh Presiden Sukarno pada tanggal 17 Agustus 1945.
Selain itu, ia juga pernah menjadi anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), hingga anggota DPR/MPR yang mewakili Partai Golkar pada masa Orde Baru. Sayuti Melik meninggal pada 27 Februari 1989 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Sampai berita ini ditulis, belum ada informasi resmi dari keluarga, kerabat, atau instansi terkait yang mengkonfirmasi kebenaran kondisi hidup Heru Baskoro dan istrinya seperti yang disebutkan dalam postingan tersebut. Identitas dua pria yang mengenakan seragam dalam foto masih belum diketahui secara pasti. (wa)
Editor : Ali Mustofa