Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Mengenal Lebih Dekat Sosok Pujiono, Peternak Asal Blora yang Sapinya Dibeli untuk Kurban Presiden Prabowo

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 17 Juni 2025 | 19:01 WIB

 

KEBANGGAAN: Pujiono, menunjukkan Bruno, sapi yang dibeli Prabowo Subianto kemarin.
KEBANGGAAN: Pujiono, menunjukkan Bruno, sapi yang dibeli Prabowo Subianto kemarin.

Menjadi peternak sapi jumbo menjadi impian Pujiono, peternak sapi asal Blora.

Baru-baru ini, sapinya dengan berat 935 kg dibeli Presiden Indonesia Prabowo Subianto.

ARIF FAKHRIAN KHALIM, Radar Kudus

Memiliki enam sapi jumbo di kandang di sebelah rumahnya bukan perkara mudah bagi Pujiono.

Rugi puluhan juta seringkali ia alami saat awal menekuni dunia peternakan.

Rumah dan peternakan yang ada di Desa Tegalgunung, Kecamatan/Kabupaten Blora, itu berisi sapi dengan berat beraneka ragam.

Namun, ternak yang dimiliki sekarang didominasi sapi berukuran jumbo.

Pujiono merupakan satu-satunya peternak sapi jumbo yang ada di Kecamatan Blora Kota.

Sapi limosin dan simmental ada di kandang miliknya. Berbagai warna. Mulai dari hitam, cokelat, dan putih.

Salah satu sapi ternak miliknya baru-baru ini, dibeli Presiden Prabowo Subianto.

Dia merasa bangga dan penyemangat bagi Pujiono. Sebab, untuk menghasilkan sapi-sapi jumbo memang tak mudah.

Apalagi pada tahun-tahun sebelumnya, Pujiono banyak menderita kerugian. 

Imbas serangan penyakit mulut dan kuku (PMK) dan lumpy skin disease (LSD) yang menyerang ternak-ternaknya.

”Alhamdulillah sapi saya ada yang dibeli Pak Presiden. Bisa jadi penyemangat lagi. Kemarin dua tahun berturut-turut sapi saya yang jumbo-jumbo itu, ada yang terkena PMK. Akhirnya saya jual ke tukang jagal," ujarnya.

Hal itu membuat Pujiono merugi. Lantaran sapinya dijual dengan harga murah. Total ada enam ekor sapinya yang terkena PMK.

Rinciannya, pada 2023 ada tiga ekor. Kemudian pada 2024 ada tiga ekor.

”Untuk harganya tergantung bobotnya. Ada yang akhirnya saya jual hanya Rp 20 juta sampai Rp 35 juta, itu karena PMK. Padahal kalau sapinya tidak terpapar PMK, harga normalnya bisa Rp 65 jutaan. Itu yang sapi jumbo," jelasnya.

Untuk itu, setelah sapinya dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban di Kota Sate, Pujiono semangat lagi untuk beternak.

”Ini jadi penyemangat lagi. Jadi bisa bangkit lagi," paparnya.

Pujiono menceritakan awal mula sapinya dipilih menjadi sapi kurban Presiden Prabowo Subianto. Awalnya dari teman.

Dia tahu kalau di sini memang tempatnya sapi jumbo gitu.

”Jadi dia langsung ke sini. Dari dinas juga ke sini. Ternyata ya cocok," terangnya.

Pujiono sempat ragu, apakah benar sapinya dipilih untuk hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.

”Pertama masih ragu, tapi setelah tahu ada prosesnya, ternyata beneran. Alhamdulillah senang dan uangnya sudah ditransfer tambah senang lagi. Langsung lunas," imbuhnya.

Editor : Ali Mustofa
#peternakan #Presiden Prabowo #pujiono #peternak sapi #blora