Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Mengenal Sosok Lusia Indah Artani Ketua DPRD Grobogan 2024-2029: Terjun Politik karena Amanah dari Ibu Mertua

Sirojul Munir • Senin, 7 Oktober 2024 | 23:47 WIB

 

Lusia Indah Artani
Lusia Indah Artani

Lusia Indah Artani, anggota fraksi PDI Perjuangan Grobogan resmi terpilih jadi ketua definitif DPRD Grobogan masa bakti 2024-2029.

Dia pernah mengikuti mertuanya kampanye, yang sebelumnya juga anggota dewan.

SIROJUL MUNIR, Grobogan, Radar Kudus

Sosok Lusia Indah Artini menjawab pertanyaan dengan lugas, tegas, namun kalem saat wartawan koran ini menemuinya beberapa waktu lalu.

Perempuan kelahiran 8 Juni 1976 itu jadi anggota DPRD Grobogan hari ini atau senin (7/10) dilantik jadi ketua DPRD Kabupaten Grobogan.

Sebelumnya dia anggota dewan biasa periode 2019-2024.

Ibu tiga anak itu mendapat suara terbanyak pada Pemilihan Legislatif di Pemilu 2024, yaitu 12.743 suara dari 17 anggota dewan dari PDI Perjuangan.

Pengusulan Lusia Indah Artani sebagai ketua DPRD Grobogan sesuai dengan surat DPC PDI Perjuangan Grobogan Nomor: 270/DPC/IX/2024 tanggal 27 September 2024 perihal usulan pimpinan definitif DPRD Grobogan.

Nama Lusia Indah Artani bakal melengkapi pimpinan DPRD Grobogan definitif. Sebelumnya, tiga pimpinan DPRD Grobogan telah dilantik pekan lalu.

Ketiganya yakni Mukhlisin dari PKB, Supardi dari Gerindra, dan Setiawan Djoko Purwanto alias Ndondot dari Hanura yang menjabat wakil ketua DPRD.

Parpol ketiga anggota dewan itu merupakan peraih suara terbanyak setelah PDIP sehingga berhak atas kursi wakil ketua DPRD.

Riwayat pendidikan perempuan yang akrab dipanggil Mbak Lusi dimuli dari SD N 4 Purwodadi (1982-1988), SMPN 1 Purwodadi (1988-1991) dan SMA N 1 Purwodadi (1991-1994).

Kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Muhammadiyah Surakarta (1994-1998).

Sebelum berkiprah di politik, Lusia adalah seorang wirausahawan dan ibu rumah tangga.

Motivasi terkuatnya terjun ke dunia politik karena dari keluarga juga aktif di politik. Dia pun kemudian tertarik berkiprah di politik.

Partai PDI Perjuangan sebagai pilihan. Di pernah menjabat sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Grobogan.

”Semula tak pernah terbayangkan. Karena sebelumnya saya sudah punya profesi sendiri. Tapi karena amanah dari ibu saya untuk meneruskan menjadi anggota DPRD,” kata ibu tiga anak ini.

Ibu mertuanya Setyowati sebelumnya jadi anggota DPRD Grobogan periode 2014-2019.

Dirinya langsung berusaha untuk memenuhi amanat tersebut. Setelah terjun dirinya terjun ke lapangan, tidak semudah yang dia bayangkan.

Menurutnya politik itu tidak seindah yang saya bayangkan. Politik itu dinamis.

”Strategi yang dia lakukan dengan dekat dengan masyarakat. Karena sebelumnya ibu saya adalah seorang anggota DPRD. Sehingga bisa menjadi modal cukup banyak mengenal warga masyarakat. Hal ini menjadi bekal yang sangat penting untuk perjuangan saya sampai lolos menjadi anggota DPRD,” ujar istri Pradana Setiawan ini.

Saat ditanya soal biaya kampanye, dia mengaku tidak bisa kalkulasi. Namun, yang pasti dirinya mendapatkan dukung keluarga. Semua mendukung dan membantu.

Dirinya menyadari bahwa sistem pemilihan sudah bebas dan langsung. Sehingga seorang caleg harus dekat konstituen agar tetap loyal kepada caleg.

”Sebelum jadi dewan saya dulu ikut ibu untuk ikut kampanye dan pertemuan. Jadi sedikit banyak sudah tahu kondisi lapangan dan apa yang dilakukan,” aku Lusi.

Meski harus lakukan kampanye, dari kampung ke kampung, desa ke desa, menghadiri undangan atau acara dirinya selalu mementingkan keluarga dan anak.

Sebab, dirinya juga sebagai ibu rumah tangga. Harus mendidik anak-anak dan mengurus suami. Sehingga saat kegiatan dan kampanye dia membatasi sampai sore hari.

Ketika ditanya caleg perempuan yang merasa diremehkan. Dia mengaku tidak merasa diremehkan oleh orang lain.

Dimana sistem pencalonan proporsinya 30 persen. Dimana pada Pemilu 2024 ada 10 perempuan dari 50 kursi dewan.

Sebagai kader partai PDIP Grobogan, Lusia Indah Artani juga aktif dalam organisasi. Yaitu menjadi Wakil Ketua Gapensi Grobogan (2018-2021), Bendahara Gapensi Grobogan (2015-2018) dan Bendahara KPPI Grobogan (2018-2021).

Kemudian menjabat sebagai Bendahara FKKG (2017-2020), Bendahara DPC PDIP Grobogan (2019-2024) dan Ketua Harian PBVSI Grobogan 2024-2028.

Aktif dalam organisasi menjadikan dirinya mengetahui tentang pengelolaan pekerjaan dan waktu.

Dirinya selama menjadi anggota dewan dan Ketua DPRD Grobogan akan mengalir. Saat ini menjadi anggota Ketua DPRD Grobogan.

Dia berharap DPRD kedepan bisa mendorong keberhasilan pemerintah daerah dalam pembangunan.

”Sebagai ketua dewan, juga berharap, aspirasi yang saya terima dari bawah bisa terealisasi semua. Mulai infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian dan kebutuhan lainya yang perlu ditingkatkan,” tandasnya. (*/zen)

Editor : Ali Mustofa
#Lusia Indah Artini #grobogan #anggota dewan #dprd #politik