Sahmafella bulan ini rencananya akan mengeluarkan single keduanya. Judulnya Memaksa Hati. Tiga tahun setelah single pertamanya dirilis. Siapa sangka, sosok asal Jepara ini, bisa terjun di dunia vokal berkat videonya viral di media sosial pada 2015 lalu.
MOH. NUR SYAHRI MUHARROM, Jepara, Radar Kudus
PETIKAN gitar oleh gitaris mengalun perlahan mengiringi lagu sendu yang dinyanyikan siang itu. ”Saat ku sebut lirih namamu, ku mohon cinta ini untukmu.”
Sepenggal bait lirik yang dinyanyikan Sahmafella di hadapan para siswa SMAN 1 Jepara siang itu, dalam acara Gebyar Kreasi Apresiasi dan Ekspresi Seni (Gekaes) SMAN 1 Jepara. Sosok penyanyi solo bernama lengkap Sahmafella Rizkania itu, menjadi guest star acara itu.
Di sekolah tempatnya belajar dahulu itu, ia memberi bocoran single terbarunya. Lirik yang ia nyanyikan sebelum penampilannya selesai itu, merupakan single berjudul Memaksa Hati yang ditulis rekan Sahmafella, Brian Adam. ”Sebenarnya, single itu akan dirilis 10 Agustus nanti,” cerita Sahmafella.
Itu single keduanya. Single pertamanya dirilis pada 2020 lalu, berjudul Janji. Single pertamanya itu, juga sempat jadi soundtrack sebuah drama series berjudul Miranda.
Jaraknya dengan single keduanya terbilang cukup lama. Sebab, dalam menelurkan single kedua, Sahmafella ingin memberi warna lebih dalam lagu barunya itu. Terutama dari segi rekaman. Itu yang membuatnya lebih lama.
”Butuh dua tahun untuk membuat lagu ini (Memaksa Hati, Red),” ungkap Sahmafella. Point of view (POV) lagu ini, ada seorang perempuan yang suka dengan lelaki, tapi si lelaki acuh.
Saat tampil di acara sekolahnya dulu belajar semasa SMA itu pula, ia memberi bocoran kepada para siswa dan guru-guru, agar ikut mendengarkan.
Di sekolahnya itu, ia memang punya kenangan manis. Sebab, semasa ia sekolah, ia akhirnya bisa jadi penyanyi.
”Saat itu, sekitar 2015 ia dan beberapa temannya membuat cover lagu Asal Kau Bahagia milik Armada. Hasil cover-an itu, ia upload di media sosial. Siapa sangka, viewers-nya lebih dari 100 ribu. Ia pun viral,” kenangnya.
Setelah videonya viral, ia dikontak sebuah band indie Jepara untuk diajak jamming atau bermusik bareng di salah satu kafe. Tak lama, ia mendapat tawaran duet lagi dengan band rock asal Bali Superman Is Dead. Sejak saat itu, namanya kian terkenal.
Selanjutnya, mulai 2019 lalu, ia bersama Nizar Fahreza dan Briano Adam aktif membuat video Youtube meng-cover musik.
”Traffic-nya ternyata bagus. Langsung kami dikontrak label musik Warner. Langsung dua tahun. Saat kontrak itu, ada lagu single pertama berjudul Janji,” terang penyanyi yang sering diundang Jawa Pos Radar Kudus mengisi sejumlah acara penting ini.
Bakat tarik suara itu, menurut dara kelahiran Semarang, 25 Juli 2000 ini, merupakan turunan dari ibunya, Susi Arisandi.
”Mamahku dulu penyanyi. Sementara papah aktif dalam bidang mebel,” ungkap dara yang juga lulusan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang itu.
Dari ibunya itu, Sahmafella mendapat dorongan menyanyi. Semasa SD, ia sudah diikutkan untuk ikut lomba menyanyi. Ia pun juara di lomba itu.
”Itu akhirnya diikutkan terus. Termasuk les nyanyi. Tapi tidak sampai kelas VI SD. Sewaktu SMP, juga sekadar ikutan band sekolah,” ujar perempuan yang dahulu mengenyam pendidikan di SMPN 1 Jepara tersebut.
Yang membedakan, ibunya dulu penyanyi dangdut. Sedangkan Sahmafella sebagai penyanyi dengan genre pop. (*/lin)
Editor : Ali Mustofa