INDAH SUSANTI, Radar Kudus, Kudus
SENIN, 11 April 2022 menjadi hari bersejarah bagi Donata Nu’ma Fawwaz Nailah Machfudz. Siswa MAN 2 Kudus kelas X ini lolos seleksi KL-YES 2022 ajang pertukaran pelajar ke Amerika Serikat selama satu tahun.
Remaja berkerudung yang akrab disapa Tata mengaku tak mudah lolos program ini. Mulanya pada Agustus 2021 Tata mengirimkan esai dengan mengangkat tema Jika Kamu Jadi Pemimpin di Daerahmu, Kemukakan Tiga Hal yang Bisa Kamu Lakukan Sebagai Kapasitasmu Saat Ini.
Seleksi pertama ada 6.000 siswa se-Jateng. Kemudian disaring menjadi 45 siswa. Di uji lagi diambil 22 siswa seleksi nasional. Tahap berikutnya seleksi lagi tata masuk, lima siswa lolos seleksi tingkat Internasional. Waktu tes menuju final, Tata diuji melalui daring membuat esai dalam bentuk Bahasa Inggris yang langsung dikerjakan saat itu juga. Nah, setelah itu, dia dinyatakan dinyatakan lolos KL-YES 2022. “Siswa dari Jawa Tengah ada tiga. Untuk jumlah keseluruhan peserta yang ikut KL-YES dari Indonsia ada 70 siswa,” katanya.
Tata termotivasi dengan kakaknya yang pada 2017 lolos juga pertukaran pelajar ke Amerika. Jadi dia getol belajar bahasa Inggris sejak SD. Dia menghafalkan regular verb dari Subuh sampai katam.
”Waktu itu masih duduk dibangku kelas IV. Kemudian saya kelas VI kursus bahasa Inggris. Kakak saya dulu juga alumnus MAN 2 Kudus bernama Drifarrosa Aisy Aufanuha Machfudz. Saya anak kedua dari empat bersaudara,” ungkapnya.
Tata menjelaskan, bakal menjalani studi selama satu tahun. Rencananya dia akan berangkat ke Negeri Paman Sam pada 14 Agustus 2022. Di sana, dia akan tinggal bersama orang tua asuh. Namun, untuk kota dan sekolah yang akan dia tempati belum ada informasi.
”Sekarang masih menunggu informasi lokasi sekolah dan orang tua asuh yang ada di Amerika Serikat. Saya persiapan mental ya menjaring informasi selengkapnya dari para alumnus yang studi di Amerika dan diberi tahu kakak juga. Dulu kakak pernah di Washington DC, Indiana Polis, Nashville, dan Bloomington. Alhammdulillah, saya juga bisa mewujudkan keinginan studi ke luar negeri dengan beasiswa,” jelasnya. (*/mal) Editor : Ali Mustofa