Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Masterplan Jadi, Potensi Wisata Bisa Terintegrasi

Ali Mustofa • Minggu, 27 Maret 2022 | 23:22 WIB
IKUTI KEJUARAAN: Cristian Adinata, atlet bulu tangkis asal Pati saat mengikuti kejuaraan Asia Team Championships 2022 di Malaysia. (DOKUMEN PRIBADI)
IKUTI KEJUARAAN: Cristian Adinata, atlet bulu tangkis asal Pati saat mengikuti kejuaraan Asia Team Championships 2022 di Malaysia. (DOKUMEN PRIBADI)
JABATAN Kepala Desa Semat, Kecamatan Tahunan, Jepara, diemban Ali Suwarno saja 23 Desember 2021 lalu. Ia terpilih sebagai Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) setelah kades lama meninggal dunia. Atas amanah itu, ia pun langsung tancap gas, mengintegrasikan potensi wisata desa sebagai program unggulannya.

Dalam menjalankan tugasnya, Ali Suwarno memiliki kewajiban untuk melanjutkan  program  petinggi sebelumnya. Selain itu juga mengevaluasi memperbaiki program agar lebih maksimal lagi.

Utamanya potensi unggulan program desa wisata. Jika sebelumnya belum terintegrasi jalur objek-objeknya. Di bawah kepemimpinan bakal diintegrasikan agar semua potensi turut terangkat lebih optimal.

Ali Suwarno, Kepala Desa Semat, Tahunan (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)
Ali Suwarno, Kepala Desa Semat, Tahunan (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)
MEWAH: Salah satu pengrajin batik menata kain bermotif gong Semat dan kembang turi yang jadi batik khas Semat. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)

"Tahun ini mulai merancang masterplan-nya. Rencananya, seluruh objek wisata di Semat akan saling terhubung," ujarnya.

Di Semat memiliki beberapa wisata yang ditawarkan. Berupa wisata pantai yang panjangnya sekitar 7 kilometer, wisata kuliner berupa nasi menir, juga ada oleh-oleh kerajinan batik. Motifnya ada kembang turi dan gong Semat. Juga ada pula wisata religi berupa makam Mbah Sirah.

"Dari situ, kami ingin memanjakan pengunjung agar bisa menikmati beberapa paket wisata yang ditawarkan," imbuh.

Jumlah penduduk Semat sekitar 2.000 jiwa. Mereka tinggal di 7 RT dan 3 RW. Hampir 80 persen masyarakat tergantung dari pariwisata. "Jadi dengan saling terhubungnya objek wisata, semoga bisa berdampak baik,” ujar Ali. (rom/ali) Editor : Ali Mustofa
#kades semat #jepara #pariwisata #wisata desa #paket wisata