Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Denny Rumba Berperan Ganda di Persiku, Jadi Pemain dan Asisten Pelatih

Ali Mustofa • Senin, 4 Oktober 2021 | 19:42 WIB
BERLAGA: Denny Rumba (Jaket biru) sedang mengamati pemain Persiku yang berlatih di Stadion Wergu Wetan beberapa waktu lalu. (GALIH ERLAMBANG W/RADAR KUDUS)
BERLAGA: Denny Rumba (Jaket biru) sedang mengamati pemain Persiku yang berlatih di Stadion Wergu Wetan beberapa waktu lalu. (GALIH ERLAMBANG W/RADAR KUDUS)


Eks pemain PSIS Semarang era 2006 Denny Rumba resmi bergabung bersama tim Persiku Kudus. Dia berperan ganda. Sebagai pemain juga asisten pelatih yang ditinggal Uphy Hi. Azis.


GALIH ERLAMBANG WIRADINATA, Kudus, Radar Kudus


KEKOSONGAN asisten pelatih Persiku kini telah terisi. Asisten itu yakni eks Pemain PSIS Semarang era 2006 Denny Rumba. Selain menjadi asisten pelatih, dirinya juga merangkap sebagai pemain senior di lini pertahanan tim Macan Muria.


Denny mengaku, ini pertama kali dalam karirnya berperan ganda. Membantu Pelatih Kepala Cucun Sulistyo sekaligus bermain untuk Persiku.


Lelaki berusia 36 tahun itu menyebut menjadi tantangan tersendiri. Meski tak lagi muda, dia juga mengaku siap melakoni debutnya bersama tim Persiku.


“Saya bermain di posisi bek sayap kanan dan kiri. Juga merangkap sebagai asisten pelatih. Ini hal baru dan saya siap menjalani,” katanya.


Pelatih yang memeliki lisensi B AFC ini mengaku, pengambilan dua job itu tak mempengaruhi konsentrasi Denny di tim. Untuk itu dirinya harus benar-benar mengatur kedua pekerjaan rumah itu.


“Sebenarnya saya lebih fokus ke asisten pelatih. Kalau main sesuai kebutuhan tim saja,” kata Denny yang pernah dipanggil  membela Timnas Indonesia U-23.


Sebelum ke Persiku Kudus, Denny pernah berbaju PSMS Medan, Madura United, PSS Sleman, hingga ke PSIR Rembang.


Bergabungnya Denny di tim Macan Muria diharapkan bisa mengobati luka yang baru diderita Persiku. Lantaran ditinggal asisten pelatih Uphy Hi. Aziz ke Persak Kebumen.


"Semoga saya bisa berkontribusi secara maksimal di dalam tim. Sehingga Persiku bisa mendulang dan merealisasikan targetnya," katanya.


Sebelumnya, Uphy datang ke Kudus untuk meminta maaf kepada manajemen Persiku atas kepergiannya ke Persak Kebumen. Sebetulnya Uphy dikontrak Persiku selama 12 bulan.


"Saya tak ada masalah dengan Persiku. Saya cabut ke Persak karena masih memiliki hutang, ketika saya jadi pemain Persak 2015 saya janji jika ikut kompetesi lagi (Persak, Red) saya akan balik,” katanya.


Sebelum hijrah ke Persak, Uphy secara pribadi telah berpamitan secara lisan kepada manajemen Persiku.


Sementara itu Bidang Hukum Persiku Kudus Suparnyo menyebut kepergian Uphy bisa dikenakan sanksi. Salah satunya denda, lantara dia telah melanggar klausul dari kontrak yang ditandatangani.


"Dari yang tercantum pada kontrak maka akan dikenankan denda 50 persen dari gaji. Itu akan masuk ke dalam kas Persiku," katanya.


Akan tetapi, manajemen Persiku tetap mengindahkan permintaan maaf Uphy. Manajemen secara lapang dada menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.


Manajemen tak ingin masalah yang sepele ini menjadi berlarut-larut. Pasalnya Persiku Kudus ingin fokus mempersiapkan diri mengarungi kompetisi Liga 3 Jawa Tengah yang kick off-nya pada 24 Oktober mendatang.


Editor : Ali Mustofa
#denny rumba #PSIS Semarang #persiku