Kebaya Encim dan Bralette, Perpaduan Tradisi yang Makin Edgy

Intan Maylani • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 20:35 WIB
EDGY: Kebayayang dipadukan dengan tanktop/bralette batik bikin penampilan makin edgy.
EDGY: Kebayayang dipadukan dengan tanktop/bralette batik bikin penampilan makin edgy.

KEBAYA encim tak selalu harus hadir dalam balutan yang serba klasik. Lewat sentuhan styling yang lebih berani, busana warisan ini bisa tampil fresh, effortless, sekaligus edgy tanpa kehilangan identitas tradisionalnya.

Salah satunya lewat padu padan kebaya encim putih yang dikenakan secara open front, tanpa dikancing.

Di baliknya, bralette merah tampil sebagai statement piece, menciptakan kontras warna yang langsung mencuri perhatian.

Warna putih yang bikin clean itu bertemu dengan merah yang bold. Membuat permainan visual yang sederhana, tetapi punya karakter kuat.

Fashion enthusiast Ulfa Soepodjo mengatakan, eksplorasi seperti ini menjadi salah satu cara membuat kebaya terasa lebih dekat dengan gaya generasi masa kini.

“Kebaya tidak selalu harus dikancing dan dikenakan dengan gaya formal.

Ketika dibuat open front dan dipadukan dengan bralette sebagai inner, tampilannya menjadi lebih modern dan punya karakter,” ujar Ulfa.

Menurut Ulfa, justru keberanian bermain layering menjadi daya tarik utama.

Kebaya berfungsi sebagai outer yang ringan, sementara bralette menjadi aksen yang memberi energi pada keseluruhan look. 

“Bralette-nya sudah menjadi statement. Jadi styling lainnya tidak perlu terlalu ramai. Biarkan kebaya, warna, dan kainnya yang menjadi fokus,” katanya.

Eksplorasi kemudian berlanjut pada pemilihan bawahan. Kain bermotif tradisional menjadi pasangan yang kontras dengan styling bagian atas yang lebih modern.

Motif etnik menghadirkan sentuhan heritage, sementara kebaya open front dan bralette membawa look ke wilayah yang lebih contemporary.

Perpaduan tersebut menciptakan estetika heritage meets modernity—tradisi yang tidak diperlakukan sebagai sesuatu yang kuno, tetapi justru diberi ruang untuk berekspresi. 

Untuk menjaga look tetap chic, aksesori bisa dibuat minimalis. Rambut yang natural dan footwear kasual juga dapat memperkuat kesan effortless tanpa mengalihkan perhatian dari kebaya.

Bagi Ulfa, kunci mengenakan kebaya dengan gaya kekinian bukan sekadar mengikuti tren, tetapi memahami karakter busana dan berani memberi sentuhan personal.

“Yang paling penting adalah percaya diri. Fashion itu soal bagaimana kita membawa pakaian tersebut, bukan hanya pakaian apa yang kita kenakan,” ujarnya. (int)

Editor : Ali Mustofa
encim grobogan tradisi kebaya