RADAR KUDUS - MERAH putih tidak hanya berkibar di tiang bendera, tapi juga menjadi inspirasi gaya di Challenge Fashion Merah Putih yang digelar Persit Kartika Chandra Kirana se-Indonesia.
Lomba ini menjadi ajang seru bagi anggota Persit untuk mengekspresikan cinta tanah air melalui busana, dekorasi, dan ide kreatif yang bisa diabadikan di media sosial.
Tantangannya sederhana namun memicu kreativitas. Di mana setiap peserta harus menampilkan outfit merah-putih dengan sentuhan personal, lalu memadukannya dengan lokasi dan properti unik. Hal ini dilakukan sampai 17 Agustus 2025 ini.
Baca Juga: Samuel Wattimena Dorong Industri Fashion Jateng Angkat Kearifan Lokal, Bukan Sekadar Ikuti Tren
Foto atau video hasil kreasi kemudian diunggah dengan tagar #ChallengeMerahPutih dan #OOTDMerdeka, sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkan bulan kemerdekaan.
Hasilnya? Deretan gaya memikat yang bisa bersaing dengan editorial majalah fashion.
Salah satu potret anggota Persit KCK Ranting 5 Kompi D Yonif 116/GS Uswatun Afifah, yang tampil anggun di tepi pantai berpasir emas, mengenakan gaun panjang putih renda dipadukan kerudung merah polos menyala.
Belt tipis membentuk siluet ramping, sementara kacamata hitam di kepala memberi sentuhan santai. Kontras antara busana elegan dan latar alam tropis menciptakan foto yang estetik sekaligus patriotik.
Gaya lain memadukan tunik putih longgar dengan hijab motif merah-putih berdesain geometris. Dipotret di jalan beraspal dengan bendera merah putih besar di tangan, look ini memancarkan aura modern street style.
Kacamata bulat memberi sentuhan edgy, dan latar minimalis membuat outfit semakin menonjol.
Baca Juga: Fashion Tenis, Gaya Sporty nan Mewah di Lapangan
“Setiap hari harus cari ide mulai dari outfit hingga tema. Biar bisa tetap meramaikan lomba. Apalagi suami lagi satgas, jadi nggak ada yang fotoin,” ujar Afifah.
Menurutnya, penilaian tak hanya melihat estetika semata, tapi juga orisinalitas dan pesan positif yang dibawakan.
Menurut Afifah, Challenge Merah Putih bukan sekadar kompetisi. “Ini adalah cara kami menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan bisa hadir di banyak aspek kehidupan—di rumah, di jalan, bahkan di pantai dan tetap fashionable,” ujarnya.
Dengan kombinasi gaya personal, kreativitas tanpa batas, dan sentuhan teknologi media sosial, Challenge Merah Putih membuktikan bahwa nasionalisme bisa tampil kekinian, estetik, dan penuh kebanggaan. (int)