Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Batik Grobogan Disulap jadi Fashion Kontemporer, Begini Penampakannya

Intan Maylani Sabrina • Senin, 9 Juni 2025 | 00:08 WIB
TRENDY: Berbatik Grobogan namun membuat penampilan tampak kekinian.
TRENDY: Berbatik Grobogan namun membuat penampilan tampak kekinian.

RADAR KUDUS - BATIK tak lagi terbatas pada kebaya dan kain panjang formal.

Melalui brand fashion Arti Setiti asal Grobogan ini menghadirkan tafsir baru batik Grobogan dalam wujud fashion yang lebih praktis, modis, dan sesuai gaya hidup anak muda masa kini.

Di bawah tangan kreatif Ulfa Soepoedjo, batik Grobogan disulap menjadi busana siap pakai (ready-to-wear) dengan desain yang kasual, fungsional, dan tetap sarat makna budaya.

"Batik ini memiliki karakter visual yang khas, warna-warna berani dan motif dengan filosofi lokal yang kuat.

Namun, lewat brand tersebut tidak sekadar menempelkan kain batik ke pola pakaian modern.

Saya juga merancang sendiri motif-motifnya agar tidak pasaran, menciptakan eksklusivitas yang membuat setiap produknya terasa spesial," jelas Ulfa.

Desain busana dalam Arti Setiti cenderung minimalis namun mengutamakan detail yang thoughtful.

Salah satu produk unggulannya adalah kutang batik, yaitu reinterpretasi dari tanktop jadul yang dibuat dari batik dan dilengkapi karet elastis di bagian belakang.

Potongannya dibuat fleksibel agar bisa menyesuaikan bentuk tubuh, dengan dua pilihan ukuran: normal size dan gemoy size.

Kutang batik ini banyak digemari karena memberikan kesan edgy, retro, dan tetap nyaman dikenakan dalam suasana santai atau semi-formal.

Selain itu, sarung lilit menjadi salah satu produk yang paling dicari. Rok batik ini dimodifikasi agar lebih mudah dikenakan, tanpa perlu teknik lilit rumit seperti sarung tradisional.

"Desainnya mengandalkan tali adjustable dan potongan yang sudah disesuaikan dengan bentuk tubuh modern. Hasilnya, konsumen bisa mendapatkan tampilan elegan dalam waktu singkat, tanpa mengorbankan kenyamanan," ungkapnya.

Untuk mendukung gaya mix and match, saat ini juga tersedia koleksi basic pieces seperti atasan polos berwarna netral (hitam dan putih), serta vest batik yang cocok dipadukan dengan jeans, rok, atau kain tradisional lainnya.

"Setiap item didesain agar bisa dengan mudah masuk ke dalam gaya berpakaian sehari-hari, tanpa kehilangan identitas batiknya," imbuhnya.

Yang membuat batik kian menarik adalah membuat penampilanmu tetap berbudaya namun juga trendy.

"Melalui Arti Setiti ini, menjembatani budaya dan tren, menghadirkan batik dalam siluet yang segar dan bisa diterima oleh berbagai segmen usia—terutama generasi muda yang ingin tampil autentik namun tetap stylish," ungkapnya.

Di era digital ini, Arti Setiti menunjukkan bahwa batik tak harus kaku, formal, atau kuno. Ia bisa hadir dalam bentuk tanktop santai, rok lilit praktis, vest modern, atau atasan basic yang mudah dikombinasikan.

Lewat pendekatan fashion yang relevan, Ulfa Soepoedjo berhasil membawa batik Grobogan keluar dari batasan tradisi—menjadikannya bagian dari gaya hidup baru yang lebih inklusif dan kreatif. (int)

Editor : Mahendra Aditya
#rok lilit kondangan #grobogan #batik