Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Punya Potensi Go Internasional, Bisnis Fashion Muslimah Khas Kudus Sangat Menjanjikan dalam Industri Kreatif

Galih Erlambang Wiradinata • Sabtu, 25 November 2023 | 16:47 WIB

 

ANGKAT BUDAYA: Pameran ekonomi kreatif disajikan dalam Festival Ekonomi kreatif (Ekraf) Haul ke-3 Ja’far Al-Kaff menampilkan produk lokal.
ANGKAT BUDAYA: Pameran ekonomi kreatif disajikan dalam Festival Ekonomi kreatif (Ekraf) Haul ke-3 Ja’far Al-Kaff menampilkan produk lokal.

KUDUS – Kudus mempunyai potensi ekonomi kreatif di bidang fashion muslimah.

Pemkab Kudus segera membuka peluang mengorbitkan peluang tersebut ke nasional hingga internasional.

Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Bergas C Penanggungan mengatakan, kemasan ekonomi kreatif disajikan dalam Festival Ekonomi kreatif (Ekraf) Haul ke-3 Ja’far Al-Kaff dengan mengangkat budaya lokal yang ditonjolkan.

“Kudus ini tidak hanya kota Kretek, tapi kota Santri. Di dalamnya ada pakaian muslim tentunya ada pernik-pernik digali untuk menjadi ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Bergas berharap Ekraf dibangun dan dikembangkan oleh masyarakat.

Tujuannya agar untuk menarik wisatawan maupaun masyarakat ke Kudus.

Produk Ekraf Kudus ini diharapkan mampu menarik di tingkat nasional bahkan internasional.

Lantaran kreativitas baju muslim ini sangat terkenal. Apalagi dikolaborasikan dengan bordir khas Kudusan.

“Ini budaya lokal yang harus diangkat, ini adalah sesuatu baru yang dibangun. Dalam rangkaian haul bisa dikembangkan dengan Ekraf,” katanya.

Dia menambahkan, banyaknya Ekraf yang mempunyai transaksi ekonomi.

Oleh karena itu akan adak kesejahteraan. Dengan perputaran ekonomi yang relatif lancar akan ada pengentasan kemiskinan.

Ketua Panitia Festival Ekraf Haul Habib Ja’far, Andre Herdian mengatakan, pelaksanaan kegiatan berlangsung selama 4 hari, mulai tangga 24-27 November 2023 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus dengan menyediakan total 138 stand bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Sejumlah kegiatan pendukung juga disiapkan, diantaranya hiburan seni dan kebudayaan. Semoga kegiatan berjalan dengan aman dan lancar," harapnya. 

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kudus, Safrul Kamaludin berterima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kudus dan stakeholder terkait dalam kegiatan yang diselenggarakan.

Pihaknya menilai momentum ini dapat dimanfaatkan untuk memberikan kesempatan pelaku UMKM mempromosikan produk-produknya.

"Terima kasih atas dukungannya, semoga UMKM lokal kita dapat terus maju dan berkembang," ucapnya. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#budaya lokal #industri kreatif #pelaku umkm #fashion #Kudus #pakaian muslim