RADAR KUDUS - Sejumlah kreator dan figur publik Indonesia mendapat kesempatan membawa nama Tanah Air ke panggung internasional lewat kompetisi live commerce X The League.
Nama-nama populer seperti Atta Halilintar, Aurel Hermansyah, dan Ashanty menjadi bagian dari tim Indonesia dalam ajang yang mempertemukan para seller dari berbagai negara.
Tim tersebut juga diperkuat kreator konten Mami Louisse Scarlett dan Ibnu Wardani.
Kompetisi ini hadir melalui platform Catchplay+ dan dijadwalkan tayang secara berkala setiap Rabu.
Bukan sekadar lomba jualan online, X The League mengemas live commerce dalam format kompetisi yang memadukan hiburan, kreativitas, strategi pemasaran, dan kemampuan membangun interaksi dengan penonton.
Bukan Cuma Jago Jualan
Para peserta ditantang untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam menggaet konsumen secara langsung.
Strategi penjualan, konsep visual saat siaran, cara berkomunikasi dengan audiens, hingga kemampuan mengejar target omzet menjadi bagian penting dalam kompetisi.
Indonesia harus bersaing dengan kontestan dari berbagai negara untuk memperebutkan hadiah utama senilai USD 500 ribu atau sekitar Rp9 miliar.
Secara keseluruhan, X The League melibatkan delapan tim dari sembilan negara dengan total 40 seller global. Persaingan pun dipastikan tidak sekadar adu siapa yang paling banyak menjual produk.
Setiap tim dituntut mampu membaca karakter penonton, menyusun strategi promosi, sekaligus menciptakan siaran yang menarik agar audiens tidak sekadar menonton, tetapi juga ikut melakukan transaksi.
Intip Dapur Live Commerce
Salah satu hal menarik dari X The League adalah konsepnya yang turut membuka cerita di balik layar industri live commerce.
Penonton tidak hanya disuguhi aksi para seller ketika berjualan. Proses seperti pertemuan dengan pemilik brand, pengaturan distribusi produk, hingga strategi menghadapi kompetitor juga ikut ditampilkan.
Format tersebut membuat kompetisi terasa lebih komplet. Ada unsur reality show, bisnis, hiburan, sekaligus persaingan strategi dalam satu panggung.
Bagi para kreator Indonesia, kesempatan ini juga menjadi ajang untuk menguji apakah gaya live shopping yang selama ini populer di pasar Tanah Air bisa bersaing ketika dibawa ke level internasional.
Dipandu Dua Bintang K-Pop
Keseruan X The League semakin bertambah dengan kehadiran dua nama besar dari industri K-Pop, Tiffany Young dan BamBam GOT7.
Tiffany Young dipercaya sebagai host utama yang memandu jalannya kompetisi. Sementara itu, BamBam mendapat peran berbeda dengan menjadi pemilik tim yang mewakili Thailand.
Kehadiran keduanya membuat X The League tidak hanya terasa seperti kompetisi bisnis digital, tetapi juga menyajikan sentuhan entertainment yang kuat.
Bagi Atta Halilintar dan kawan-kawan, tantangan terbesar tentu bukan sekadar menjual produk sebanyak-banyaknya.
Mereka harus mampu menggabungkan karakter personal, kreativitas, kemampuan membaca pasar, dan komunikasi dengan audiens dalam satu sesi live.
Dengan pengalaman di dunia konten digital dan live shopping, para kreator Indonesia kini mendapat panggung untuk membuktikan kemampuan mereka di hadapan pasar global.
Jika biasanya mereka berjualan di depan penonton Indonesia, kali ini level permainannya naik kelas. Targetnya bukan cuma checkout, tetapi juga membawa nama Indonesia bersaing di panggung live commerce dunia.
Editor : Mahendra Aditya