Mengenang Diding Boneng, Ini Daftar Film Warkop DKI yang Pernah Dibintanginya

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 11:06 WIB
Diding Boneng saat masih muda dan bermain di film Warkop Bisa Naik Bisa Turun.
Diding Boneng saat masih muda dan bermain di film Warkop Bisa Naik Bisa Turun.

JAKARTA — Nama Diding Boneng tidak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang komedi Indonesia. Bagi penonton yang tumbuh pada era kejayaan film-film Warkop DKI, sosoknya mungkin bukan pemeran utama, tetapi kemunculannya hampir selalu meninggalkan kesan.

Diding Boneng, yang juga dikenal sebagai Diding Zetta, merupakan aktor dengan nama asli Zainal Abidin Zetta. Ia dikenal luas lewat berbagai karakter pendukung dalam film dan televisi, termasuk ketika tampil bersama trio legendaris Dono, Kasino, dan Indro.

Karakter yang dimainkan Diding Boneng pun beragam. Ia pernah tampil sebagai hansip, maling, hingga tokoh-tokoh dengan karakter nyentrik yang menjadi bagian dari kekocakan film Warkop DKI. Salah satu ciri yang membuat penampilannya mudah dikenali adalah ekspresi dan gaya aktingnya yang khas.

Bagi penggemar Warkop DKI yang ingin kembali mengenang penampilannya, berikut sejumlah film Warkop yang tercatat menampilkan Diding Boneng.

Baca Juga: Diding Boneng Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun, Sosok Ikonik Warkop DKI Tutup Usia

Godain Kita Dong (1989)

Salah satu film Warkop DKI yang menjadi bagian awal keterlibatan Diding Boneng bersama trio Dono, Kasino, dan Indro adalah Godain Kita Dong yang dirilis pada 1989.

Film ini menjadi salah satu judul penting dalam periode ketika Warkop DKI semakin kuat sebagai salah satu kekuatan utama komedi layar lebar Indonesia.

Diding Boneng tercatat sebagai salah satu pemeran pendukung dalam film tersebut. Kehadirannya menjadi bagian dari jajaran karakter yang menghidupkan cerita di luar tiga tokoh utama.

Mana Bisa Tahan (1990)

Setahun kemudian, Diding Boneng kembali muncul dalam Mana Bisa Tahan.

Film yang mempertemukan Dono, Kasino, dan Indro dengan sejumlah pemeran lain ini menjadi salah satu karya Warkop DKI pada awal dekade 1990-an.

Nama Diding Boneng juga tercantum dalam daftar pemain film tersebut.

Lupa Aturan Main (1990/1991)

Salah satu judul yang paling lekat dengan nama Diding Boneng adalah Lupa Aturan Main.

Dalam film ini, Diding Boneng disebut memerankan karakter maling. Peran tersebut menjadi salah satu penampilan yang membuat sosoknya semakin dikenali oleh penonton Warkop DKI.

Perlu dicatat, sejumlah basis data mencantumkan tahun rilis film ini secara berbeda. Ada yang mencatat 1990, sementara sumber lain menuliskannya sebagai 1991. Filmweb dan IMDb mencatat judul tersebut sebagai Forgotten Rules dengan tahun 1991.

Bebas Aturan Main

Selain Lupa Aturan Main, nama Diding Boneng juga muncul dalam film Bebas Aturan Main.

Film tersebut masih berada dalam periode produktif Warkop DKI pada awal 1990-an. Filmografi Diding Boneng mencatat keterlibatannya dalam judul tersebut pada 1991.

Bisa Naik Bisa Turun (1991/1992)

Berikutnya ada Bisa Naik Bisa Turun, salah satu judul Warkop DKI yang juga menampilkan Diding Boneng.

Film tersebut dikenal melalui kehadiran Dono, Kasino, dan Indro serta sejumlah pemeran pendukung. Diding Boneng tercatat sebagai salah satu pemainnya.

Sama seperti Lupa Aturan Main, terdapat perbedaan pencatatan tahun rilis di sejumlah sumber. Beberapa sumber mencatat 1991, sedangkan IMDb mencantumkannya sebagai film 1992.

Sudah Pasti Tahan (1991)

Diding Boneng juga tercatat dalam film Sudah Pasti Tahan.

Judul tersebut masuk dalam deretan film Warkop DKI pada awal 1990-an ketika Boneng cukup sering muncul sebagai pemeran pendukung. Filmografi yang dihimpun sejumlah sumber mencantumkan Diding Boneng dalam film tersebut.

Masuk Kena Keluar Kena (1992)

Masuk Kena Keluar Kena menjadi salah satu judul lain yang mempertemukan Diding Boneng dengan trio Warkop DKI.

Film tersebut dirilis pada 1992 dan tercatat dalam berbagai basis data film sebagai salah satu karya Diding Boneng. Filmweb juga memasukkan judul ini dalam filmografi sang aktor.

Bagi-Bagi Dong (1993)

Setelah Masuk Kena Keluar Kena, Diding Boneng kembali muncul dalam Bagi-Bagi Dong.

Film ini dirilis pada 1993 dan menjadi bagian dari rangkaian panjang film Warkop DKI pada era tersebut. Nama Diding Boneng tercantum dalam sejumlah daftar filmografinya.

Pencet Sana Pencet Sini (1994)

Salah satu penampilan Diding Boneng yang tercatat dalam film Warkop DKI adalah Pencet Sana Pencet Sini yang dirilis pada 1994.

Film tersebut menjadi salah satu judul Warkop DKI pada pertengahan 1990-an dan tercatat sebagai bagian dari filmografi Diding Boneng.

Dengan demikian, jika disusun berdasarkan filmografi yang berhasil diverifikasi, Diding Boneng tercatat tampil dalam sejumlah film Warkop DKI dari penghujung 1980-an hingga pertengahan 1990-an.

Daftar yang paling konsisten ditemukan mencakup Godain Kita Dong (1989), Mana Bisa Tahan (1990), Lupa Aturan Main, Bebas Aturan Main, Bisa Naik Bisa Turun, Sudah Pasti Tahan, Masuk Kena Keluar Kena (1992), Bagi-Bagi Dong (1993), dan Pencet Sana Pencet Sini (1994).

Menariknya, Diding Boneng bukan hanya dikenal karena jumlah film yang dibintanginya, tetapi karena kemampuannya membuat karakter kecil terasa menonjol.

Dalam sejumlah film Warkop DKI, ia tidak selalu menjadi pusat cerita. Namun, kehadirannya sering menjadi bagian dari situasi komedi yang membuat adegan semakin hidup. Ia bisa muncul sebagai hansip, maling, maupun karakter lain yang berhadapan dengan Dono, Kasino, dan Indro.

Itulah salah satu kekuatan Diding Boneng. Ia tidak harus mendapatkan dialog panjang atau menjadi tokoh utama untuk meninggalkan kesan.

Karakter hansip yang pernah dimainkannya bahkan menjadi salah satu gambaran yang paling mudah diingat ketika nama Diding Boneng disebut dalam konteks Warkop DKI.

Perjalanan Diding Boneng di dunia film juga sebenarnya jauh lebih panjang daripada Warkop DKI.

Ia memulai aktivitas teater sejak 1970-an dan kemudian masuk ke dunia film. Salah satu film awalnya adalah Tiga Dara Mencari Cinta pada 1980. Setelah itu, ia tampil dalam sejumlah film dan serial televisi sebelum semakin dikenal lewat karya-karya komedi.

Kariernya bahkan kembali mendapat sorotan generasi baru setelah ia memerankan Mbah Buyut dalam KKN di Desa Penari pada 2022. Peran tersebut menunjukkan bahwa setelah melewati puluhan tahun di dunia hiburan, Diding Boneng masih mampu menghadirkan karakter yang dikenali penonton.

Karena itu, mengenang Diding Boneng bukan hanya mengingat satu karakter dari film Warkop DKI.

Ada perjalanan panjang seorang seniman yang berpindah dari panggung teater ke televisi dan layar lebar. Ada pula jejak sejumlah karakter yang mungkin hanya muncul dalam beberapa adegan, tetapi justru melekat kuat dalam ingatan penonton.

Kini, ketika nama Diding Boneng kembali menjadi perhatian setelah kabar kepergiannya, film-film lama tersebut menjadi bagian dari warisan yang dapat membawa penonton bernostalgia.

Bagi pencinta Warkop DKI, mungkin ada satu cara sederhana untuk mengenangnya: kembali membuka film-film lama dan menunggu kemunculan wajah khas Boneng di tengah kekacauan Dono, Kasino, dan Indro.

Sebab, dalam dunia komedi, tidak semua sosok yang dikenang harus menjadi pemeran utama.

Kadang, satu wajah, satu ekspresi, atau satu adegan singkat sudah cukup untuk membuat penonton mengingatnya selama puluhan tahun.

Dan Diding Boneng adalah salah satunya.

Editor : Mahendra Aditya
Diding Boneng meninggal Diding Boneng Warkop DKI film Warkop DKI Diding Boneng film Diding Boneng daftar film Warkop DKI