Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lagu Lawas Kembali Viral di TikTok, ‘Terpukau’ Jadi Favorit Generasi Z

uinbroadcasting • Kamis, 25 Juni 2026 | 14:33 WIB
Sosok Astrid Sartiasari yang kembali mencuri perhatian setelah lagu “Terpukau” viral di TikTok dan digemari Generasi Z.
Sosok Astrid Sartiasari yang kembali mencuri perhatian setelah lagu “Terpukau” viral di TikTok dan digemari Generasi Z.

RADAR KUDUS - Fenomena kebangkitan lagu-lagu lama di era digital kembali terjadi dan menjadi sorotan di media sosial.

Salah satu yang tengah ramai dibicarakan adalah lagu “Terpukau” milik penyanyi solo Indonesia Astrid Sartiasari yang kembali viral setelah digunakan sebagai latar musik berbagai konten di TikTok.

Lagu yang dirilis sekitar 13 tahun lalu itu kini justru menemukan “kehidupan baru” di kalangan generasi muda, terutama Generasi Z.

Kepopuleran kembali lagu tersebut bermula dari banyaknya pengguna TikTok yang memakai “Terpukau” sebagai backsound untuk video kreatif, mulai dari konten keseharian, storytelling, hingga video estetik yang mengedepankan suasana emosional.

Tanpa disadari, tren ini membuat lagu yang sempat populer di masanya kembali naik ke permukaan dan dikenal oleh audiens yang lebih luas, termasuk mereka yang sebelumnya belum pernah mendengarnya.

Astrid mengaku terkejut sekaligus bersyukur atas kembalinya popularitas lagu tersebut.

Di tengah kesibukannya mempromosikan karya terbaru, ia justru harus kembali memberikan perhatian pada lagu lama yang kembali ramai diputar.

Baginya, hal ini menjadi bukti bahwa karya musik memiliki umur panjang selama masih relevan secara emosional dengan pendengar.

Baca Juga: FYP Dipenuhi Kusuma Wijaya, Lagu Jawa Ini Jadi Favorit Berbagai Kalangan

Menurutnya, fenomena ini menunjukkan bahwa industri musik kini sangat dipengaruhi oleh perkembangan media sosial.

Jika dahulu popularitas lagu ditentukan oleh radio atau televisi, kini algoritma digital mampu menghidupkan kembali lagu lama hanya melalui tren yang dibuat oleh pengguna.

Hal ini membuat karya musik memiliki peluang lebih besar untuk dikenal lintas generasi.

Menariknya, banyak pengguna TikTok dari kalangan Gen Z yang mengira bahwa “Terpukau” merupakan lagu baru.

Hal ini terjadi karena mereka baru pertama kali mendengarnya melalui konten-konten viral.

Respons positif dari generasi muda ini membuat lagu tersebut semakin sering digunakan dan terus mengalami peningkatan popularitas.

Melihat antusiasme tersebut, Astrid turut beradaptasi dengan tren yang berkembang. Ia ikut aktif meramaikan platform digital dengan membuat konten dan mengikuti berbagai tren agar lagu “Terpukau” semakin banyak digunakan.

Menurutnya, keterlibatan langsung kreator dalam ekosistem digital menjadi salah satu cara untuk menjaga relevansi karya di tengah persaingan konten yang sangat cepat.

Fenomena viralnya “Terpukau” menjadi contoh nyata bagaimana media sosial mampu menghidupkan kembali karya lama dan menjembatani selera antar generasi.

Lagu yang dulu identik dengan pendengar milenial kini berhasil menembus pasar baru dan menjadi bagian dari tren musik digital yang terus berkembang. (Muthia)

Editor : Ali Mustofa
#terpukau #lagu terpukau #astrid sartiasari #lagu viral 2026