RADAR KUDUS — Langkah hukum baru yang cukup mengejutkan diambil oleh presenter kondang Ruben Onsu di tengah bergulirnya proses perceraian dengan Sarwendah.
Tidak lagi sekadar memperjuangkan perpisahan secara legal, Ruben melalui tim hukumnya menyatakan kesiapan penuh untuk segera mendaftarkan gugatan hak asuh atas anak-anak mereka ke pengadilan dalam waktu dekat.
Keputusan krusial ini diambil setelah pihak Ruben mengendus adanya situasi yang dinilai kurang kondusif bagi tumbuh kembang, kondisi psikologis, serta jaminan keamanan anak-anak di lingkungan tempat tinggal mereka saat ini.
Baca Juga: Menuju Kemandirian Energi, Pemerintah Targetkan Implementasi Bahan Bakar B50 Mulai 1 Juli 2026
Ekskalasi konflik ini mencuat pasca-adanya pengakuan terbuka di media sosial dari putra sulung mereka, Betrand Peto Putra Onsu (Onyo).
Kuasa Hukum Beberkan Dugaan Verbal Abuse dan Provokasi
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menegaskan bahwa kliennya kini sudah tidak lagi berada dalam tahap mempertimbangkan opsi-opsi damai terkait hak asuh.
Ruben dilaporkan telah memberikan instruksi langsung dan tegas kepada tim pengacara untuk merampungkan berkas gugatan secepatnya.
Menurut Minola, dasar utama dari pengajuan hak asuh ini adalah demi menyelamatkan masa depan dan mental anak-anak, menyusul adanya laporan mengenai dinamika yang tidak sehat di rumah yang saat ini ditempati bersama Sarwendah selama proses perceraian berlangsung.
"Kalau kita telaah dari unggahan dan cerita Onyo, memang ada beberapa indikasi pembentukan karakter yang tidak sepantasnya di situ.
Menurut pendapat hukum saya, lingkungan tersebut menjadi tidak aman dan tidak ideal buat anak-anak.
Apalagi di dalamnya diduga kuat ada unsur hasutan, provokasi, tindakan intimidasi, hingga perlakuan salah secara verbal (verbal abuse)," beber Minola Sebayang saat memberikan keterangan kepada awak media.
Minola menambahkan bahwa kekhawatiran Ruben kian memuncak setelah Betrand Peto bertemu langsung dengan sang ayah.
Dalam pertemuan personal tersebut, Onyo secara terbuka membongkar dan menceritakan seluruh rentetan pengalaman tidak menyenangkan yang ia alami secara langsung saat berada di dalam rumah tersebut.
Berkas Siap Rampung, Siap Didaftarkan ke Pengadilan
Saat ini, tim kuasa hukum Ruben Onsu tengah bergerak cepat mengumpulkan, memilah, dan merampungkan seluruh dokumen serta bukti-bukti otentik pendukung di lapangan.
Bukti-bukti tersebut mencakup rekam jejak digital serta pernyataan tertulis berdasarkan pengakuan langsung dari Betrand Peto yang akan dijadikan sebagai alat bukti utama di persidangan nanti.
Pihak Ruben Onsu menegaskan bahwa jika seluruh pemenuhan syarat dokumen hukum tersebut telah dinyatakan lengkap oleh tim, maka gugatan hak asuh anak ini dipastikan akan langsung dilayangkan ke meja hijau tanpa menunda waktu lebih lama.
"Artinya begini, prosesnya sedang berjalan. Begitu seluruh berkas dan administrasi ini selesai, langsung kita daftarkan ke pengadilan.
Jika minggu depan semuanya sudah siap dan rampung, ya minggu depan juga langsung resmi kita daftarkan," pungkas Minola.
Perkembangan kasus ini diprediksi akan mengubah peta persidangan cerai antara Ruben Onsu dan Sarwendah menjadi lebih kompleks, mengingat isu pemenuhan hak anak dan perlindungan psikologis anak di bawah umur kini menjadi prioritas utama yang diperdebatkan oleh kedua belah pihak. (*)