JAKARTA — Presenter sekaligus Utusan Khusus Presiden dalam bidang Pengembangan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, dengan tegas membantah adanya keterlibatan dirinya dalam kasus suap yang sedang hangat dibicarakan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Raffi memberikan tanggapan langsung setelah namanya mencuat dalam isu korupsi impor dan menegaskan bahwa tuduhan kepada dirinya adalah tidak benar.
Raffi Ahmad menyatakan bahwa ia sudah terbiasa namanya disebut dalam berbagai permasalahan meskipun ia tidak pernah terlibat secara langsung dalam kasus-kasus tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kabar yang mengaitkan dirinya dengan isu Bea Cukai adalah berita yang tidak akurat dan ia berencana memberikan klarifikasi resmi untuk mengatasi spekulasi publik yang beredar.
Baca Juga: Haru! Raffi Ahmad Bersyukur Bisa Cium Hajar Aswad saat Ibadah Haji
Pada hari Kamis (11/6/2026), Raffi Ahmad menyelenggarakan klarifikasi resmi bersama pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea di Jakarta untuk menanggapi tuduhan mengenai keterlibatannya dalam masalah bea cukai.
Dalam konferensi pers ini, Raffi didampingi oleh kuasa hukumnya dan menyampaikan sikapnya yang tegas terhadap berita yang mengaitkannya dengan dugaan suap dalam pengimporan barang lewat Direktorat Jenderal Bea Cukai.
Didampingi oleh pengacara Hotman Paris, Raffi dengan jelas membantah bahwa ia memiliki hubungan apapun dengan kasus yang berhubungan dengan pengiriman barang elektronik dari Amerika Serikat ke Indonesia melalui perusahaan Blueray Cargo.
Baca Juga: Justin Hubner Cetak Gol, Jadi Momen Bahagia Menjelang Pernikahan dengan Jennifer Coppen
Raffi juga menegaskan bahwa ia tidak mengenal pemilik Blueray Cargo dan menyatakan bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam pengelolaan atau praktik yang berhubungan dengan kasus ini.
KPK sebelumnya mengonfirmasi bahwa nama Raffi Ahmad muncul selama penyidikan kasus korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait dengan temuan yang didapat penyidik dalam proses penanganan kasus.
KPK mengungkapkan adanya dugaan penyerahan dua unit barang elektronik yakni laptop dan iPhone 17 karena hubungan personal, namun belum ditemukan indikasi adanya penyelundupan yang terkait.
Pihak Raffi Ahmad segera memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa Raffi tidak pernah terlibat dalam pengelolaan atau praktik yang berkaitan dengan kasus ini.
Baca Juga: Awkarin Disinggung Netizen Usai Keluhkan Harga Lele di Australia
Raffi Ahmad menegaskan bahwa isu keterlibatannya dalam dugaan suap Ditjen Bea Cukai tidaklah benar dan ia akan melakukan perlawanan hukum terkait masalah ini.
Sebagai Utusan Khusus Presiden, Raffi menyatakan komitmennya terhadap penegakan hukum dan menolak segala bentuk pencemaran nama baik yang tidak berdasar.
Klarifikasi ini dilakukan untuk menjaga reputasi dan memberikan penjelasan yang jelas kepada publik mengenai fakta sebenarnya dari kasus yang melibatkan namanya. (*)
Editor : Anita Fitriani