RADAR KUDUS - Kehidupan personal pembawa acara papan atas, Ruben Onsu, kembali menjadi buah bibir masyarakat setelah dirinya secara terbuka membeberkan dinamika pasca-perceraiannya dengan Sarwendah.
Di tengah bergulirnya isu miring yang menyebut dirinya abai terhadap kewajiban finansial, Ruben akhirnya angkat bicara untuk meluruskan duduk perkara mengenai nominal uang nafkah anak sebesar Rp200 juta yang belakangan ini ramai diperbincangkan publik.
Saat mencurahkan isi hatinya dalam program siaran langsung televisi Brownis pada Senin (8/6/2026), Ruben Onsu tidak menampik kabar yang beredar bahwa dirinya memang sempat menahan kiriman uang nafkah untuk keperluan anak-anaknya.
Kendati membenarkan tindakan tersebut, sahabat karib Ivan Gunawan ini menegaskan bahwa keputusan itu diambil bukan karena faktor finansial, melainkan ada alasan prinsipil yang mendasarinya.
Tuntut Transparansi dan Nota Rincian Pengeluaran
Ruben membeberkan bahwa lantaran status mereka saat ini sudah tidak lagi menjadi sepasang suami istri dan telah menjalani kehidupan masing-masing, ia merasa memiliki hak penuh untuk meminta kejelasan laporan keuangan (reimbursement) atas setiap dana yang ia gelontorkan.
Bagi Ruben, nominal Rp200 juta bukanlah angka yang sedikit, sehingga laporan tertulis berupa nota atau kuitansi dinilai sangat wajar dalam hubungan pasca-cerai.
Langkah transparansi tersebut sengaja ia lakukan sebagai bentuk dokumentasi tertulis jangka panjang.
Ruben ingin kelak jika anak-anaknya tumbuh dewasa dan mempertanyakan kontribusinya, ia memiliki bukti autentik bahwa dirinya selalu bertanggung jawab penuh membiayai pertumbuhan mereka.
"Tentang nafkah, karena ada yang memicu (trigger) kabar gue enggak kasih nafkah. Oh iya benar, gua enggak bilang enggak.
Tapi kenapa gue tahan, itu ada alasannya. Gue berhak untuk tanya ini rinciannya mana? Maksudnya begitu. Bukan setiap nanya sesuatu langsung ribut.
Giliran gue kepancing, gue dibilang pemarah," tutur Ruben Onsu dengan nada kecewa saat merespons pertanyaan Ivan Gunawan.
Sayangnya, niat baik Ruben untuk membangun komunikasi yang transparan justru kerap menemui jalan buntu.
Setiap kali dirinya mempertanyakan rincian penggunaan dana, komunikasi tersebut justru berujung pada perselisihan dan keributan.
Kondisi pelik ini tak pelak membuat Ruben Onsu merasa tertekan dan sedih, lantaran merasa eksistensinya kini seolah dikerdilkan dan tidak lagi dianggap sebagai sosok ayah yang utuh oleh anak-anak kandungnya sendiri.
Tetap Bela Sarwendah dan Tuding Adanya Pihak Ketiga
Meskipun dalam beberapa waktu terakhir dirinya kerap dihujani kalimat sindiran yang kurang pantas di media sosial, Ruben Onsu secara mengejutkan memilih untuk tidak menyerang balik mantan istrinya.
Sebaliknya, ia justru tampil membela dan berusaha menjaga nama baik mantan personel girlband Cherrybelle tersebut di hadapan publik.
Ruben menyatakan rasa optimisnya yang besar bahwa Sarwendah pada hakikatnya merupakan sosok ibu yang sangat baik dan menyayangi anak-anak.
Menurut kacamata Ruben, mantan istrinya tidak akan setega itu melayangkan sindiran atau membatasi komunikasi jika tidak ada pihak luar atau lingkaran pertemanan terdekat yang sengaja memprovokasi serta memperkeruh suasana.
"Saya yakin ibunya anak-anak itu kalau tidak ada yang 'ngomporin', dia tidak akan begitu. Tidak mungkin, saya tahu betul karakternya," ungkap Ruben.
Melalui klarifikasi emosional ini, Ruben sangat menyayangkan sikap orang-orang di sekeliling mantan istrinya yang dinilai egois dan sengaja membuat atmosfer keluarga mereka menjadi berjarak.
Intervensi pihak ketiga itulah yang dituding membuat seluruh kerja keras, pengorbanan, dan nafkah ratusan juta yang dikeluarkan Ruben selama ini seolah dihapus dan dilupakan begitu saja. (*)