Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kena Body Shaming Pasca Melahirkan: Via Vallen Ungkap Kekesalannya

Anita Fitriani • Senin, 8 Juni 2026 | 23:01 WIB
Via Vallen kena body shaming setelah melahirkan (Foto: Instagram @viavallen)
Via Vallen kena body shaming setelah melahirkan (Foto: Instagram @viavallen)

 

 

 

 

RADAR KUDUS — Pedangdut  Via Vallen menyatakan kekecewaannya setelah menjadi sasaran body shaming akibat perubahan bentuk fisiknya tiga bulan setelah melahirkan anak keduanya.

Penyanyi yang berusia 26 tahun ini merasa tidak nyaman dengan komentar negatif yang dilontarkan oleh warganet di platform media sosial.

Via Vallen menyampaikan rasa kesalnya melalui postingan di Instagram @viavallen pada Senin (8/6/2026), dimana ia mengungkapkan masih terkejut terhadap orang-orang yang tega melakukan body shaming pada seorang ibu yang baru saja melahirkan tiga bulan lalu.

Ia menyatakan bahwa perubahan fisik yang dialaminya adalah hal yang sangat normal setelah proses persalinan.

Baca Juga: Polisi Periksa Keanu soal Kasus Dugaan Penipuan Hanania Travel

Pedangdut tersebut mengungkapkan bahwa ia sedang memberikan ASI secara langsung (direct breastfeeding) kepada dua anaknya sekaligus, sehingga ia menolak untuk menjalani diet ketat demi kelancaran produksi ASI untuk buah hatinya.

Ia berpendapat bahwa kondisi menyusui dua anak secara bersamaan membuatnya tidak dapat menurunkan berat badan dengan metode diet yang ketat.

Bagi Via Vallen, kesehatan dan kecukupan gizi untuk anak-anaknya jauh lebih penting daripada penampilan fisiknya.

Ia tidak ingin mengorbankan kualitas ASI yang sangat dibutuhkan oleh kedua anaknya hanya untuk mencapai bentuk tubuh ideal sesuai keinginan netizen.

Baca Juga: Sarwendah Diduga Memakai Buzzer Demi Dapat Komentar Positif di Unggahan Video Permintaan Maaf

Para ahli psikologi mengingatkan bahwa body shaming yang ditujukan kepada ibu menyusui dapat menimbulkan masalah mental dan gangguan makan yang serius.

Penelitian dari Profesor Karen Wu menunjukkan bahwa 15 persen ibu setelah melahirkan mengalami stigma berat badan akibat tekanan sosial untuk segera kurus.

Kejadian yang dialami Via Vallen menunjukkan permasalahan serius tentang perundungan fisik di media sosial, terutama yang dialami oleh publik figur seperti ibu yang baru melahirkan.

Pernyataannya menunjukkan bahwa body shaming dapat terjadi tanpa adanya hubungan langsung antara pelaku dan korban, dimana keduanya hanya berinteraksi melalui platform media sosial sebagai pembela atau pelaku bullying. (*) 

Editor : Anita Fitriani
#Via Vallen #berita entertainment #Pedangdut #berita selebriti