RADAR KUDUS - Popularitas lagu "MBG (Mas Bahlil Ganteng)" yang belakangan ramai digunakan di berbagai platform media sosial ternyata menarik perhatian langsung Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.
Bahkan, ia meminta bantuan Raffi Ahmad untuk mencari sosok kreator yang berada di balik lagu viral tersebut.
Permintaan itu disampaikan Bahlil saat menjalani ibadah haji bersama Raffi Ahmad.
Dalam sebuah video yang diunggah melalui media sosial, Bahlil mengaku terkejut sekaligus penasaran dengan lagu yang namanya kerap muncul di berbagai konten digital.
Menurut Bahlil, kreativitas yang melahirkan lagu tersebut layak mendapatkan penghargaan.
Karena itu, ia berharap Raffi dapat membantu menemukan penciptanya agar bisa diajak bertemu secara langsung.
Keinginan tersebut bukan tanpa alasan. Lagu "Mas Bahlil Ganteng" dalam beberapa waktu terakhir menjadi fenomena tersendiri di media sosial.
Potongan musik itu digunakan oleh banyak kreator konten dan terus menyebar luas hingga menjangkau jutaan pengguna internet.
Raffi Ahmad pun mengonfirmasi bahwa dirinya menerima amanah tersebut. Melalui unggahan media sosialnya, presenter dan Utusan Khusus Presiden itu menyebut proses pencarian kreator lagu masih terus dilakukan.
Ia juga mengungkapkan bahwa Bahlil berencana memberikan apresiasi khusus apabila sosok pembuat lagu tersebut berhasil ditemukan.
Bahkan, sang menteri disebut ingin mengundang penciptanya untuk berbincang secara langsung.
Sebelumnya, Bahlil mengaku kerap mendengar lagu tersebut hampir setiap hari.
Ia bahkan bercerita bahwa keluarganya sering menggoda dirinya setelah lagu itu menjadi viral dan banyak diputar di berbagai platform digital.
Meski menjadi objek dari lagu yang ramai diperbincangkan, Bahlil menegaskan bahwa dirinya menghargai kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda yang aktif berkarya melalui media sosial.
Namun, ia mengingatkan agar kebebasan berekspresi tetap digunakan secara bertanggung jawab.
Menurutnya, kreativitas digital akan memberikan dampak positif apabila tidak disalahgunakan untuk menyebarkan isu sensitif yang berkaitan dengan suku, agama, ras, maupun golongan tertentu.
Ia menilai media sosial harus dimanfaatkan sebagai ruang yang sehat untuk berkreasi dan berkomunikasi.
Bahlil juga menyadari bahwa menjadi pejabat publik memiliki konsekuensi tersendiri.
Berbagai bentuk kritik, candaan, hingga karya kreatif dari masyarakat merupakan bagian dari dinamika yang harus diterima secara terbuka.
Menariknya, lagu "MBG (Mas Bahlil Ganteng)" diketahui dibuat dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Lirik lagu tersebut disusun dari kumpulan komentar warganet yang kemudian diolah menjadi sebuah karya musik yang mudah diingat dan cepat menyebar.
Salah satu versi yang paling populer dibawakan oleh kreator konten Sania Leonardo melalui akun media sosialnya dan telah memperoleh puluhan juta penayangan.
Sementara itu, akun TikTok @VOKALIS_NETIZEN disebut sebagai pihak yang pertama kali memopulerkan konsep lagu tersebut dengan memanfaatkan komentar netizen sebagai bahan utama lirik.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana perpaduan kreativitas digital dan teknologi AI mampu melahirkan tren baru yang menarik perhatian publik, bahkan hingga tokoh yang menjadi subjek lagu tersebut.
Editor : Mahendra Aditya