Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Saputra Kori Ungkap Alasan Bawa Jimat dari Bali ke Lokasi Syuting Film Rumah Sakit Angker di Korea

Anita Fitriani • Rabu, 20 Mei 2026 | 16:03 WIB
Saputra Kori bawa jimat dari Bali saat syuting film di Korea (Foto: Instagram @402.rsangkerkorea)
Saputra Kori bawa jimat dari Bali saat syuting film di Korea (Foto: Instagram @402.rsangkerkorea)

 

 

 

 

RADAR KUDUS — Aktor Saputra Kori mengungkapkan ia membawa sebuah kalung jimat dari Bali selama syuting film horor di Korea Selatan.

Ia menjelaskan bahwa tindakan ini bertujuan untuk menjaga ketenangan batinnya di lokasi yang memiliki suasana menakutkan.

Kalung tersebut dikirim oleh ibunya dari kampung halaman dan dipakai secara tersembunyi di balik kostum saat pengambilan gambar, agar tetap merasa aman dan dapat fokus pada perannya di film tersebut.

Saputra Kori menjelaskan bahwa lokasi syuting yang berupa bangunan rumah sakit yang terbengkalai menciptakan suasana yang berat, sehingga ia merasa perlu membawa perlindungan pribadi demi kenyamanan mental saat bekerja di set, terutama saat melakukan adegan-adegan menegangkan di ruang-ruang yang angker.

Baca Juga: Nanda Arsynta Gelar Gender Reveal, Siap Jadi Ibu Anak Tiga

Ia menyebutkan bahwa kalung tersebut merupakan simbol keagamaan dari tradisi Hindu yang difungsikan sebagai penangkal dan untuk menjaga keselamatan selama proses produksi di Korea.

Proses pengiriman jimat dari Bali dimulai ke Jakarta sebelum keberangkatannya ke Korea, dan kalung itu selalu dikenakannya selama syuting meski tersembunyi di dalam pakaian agar tidak mengganggu kebutuhan teknis kostum dan kamera.

Selain alasan spiritual, Saputra juga menyatakan pada tujuannya, jimat itu membantu menenangkan pikirannya sehingga ia dapat memberikan performa yang optimal dalam adegan dengan emosi ekstrem tanpa terpengaruh rasa takut yang berlebihan.

Baca Juga: Film "Dosa: Penebusan atau Pengampunan" Jadi Langkah Baru Irish Bella Sebagai Produser Eksekutif

Selama di lokasi, Saputra memilih untuk tidak banyak membahas rincian ritual atau praktik pribadi lainnya.

Ia hanya menyampaikan bahwa upayanya untuk menjaga keselamatan dan kesiapan mentalnya merupakan reaksi terhadap lingkungan kerja yang dirasakan berenergi berat oleh tim produksi. 

Tim produksi film horor tersebut, yang mengadaptasi tema rumah sakit angker, menciptakan suasana yang sengaja menakutkan untuk meningkatkan keaslian adegan.

Saputra mengambil strategi personal menggunakan jimat sebagai cara untuk menghadapi tekanan saat syuting, sambil tetap mempertahankan profesionalisme di set.

Baca Juga: Yuki Kato Tampil Feminim dengan Gaya Rambut Panjang Berponi, Netizen Puji Kesegaran Penampilannya

Ia juga menambahkan bahwa jimat itu tidak pernah dilepaskannya selama berada di lokasi karena ia merasa keberadaannya memberikan rasa aman dan stabilitas emosional saat merekam adegan-adegan intens berulang kali.

Keterbukaan Saputra Kori dalam membawa jimat ke lokasi syuting menarik perhatian publik mengenai bagaimana seorang artis mempersiapkan mental ketika bekerja.

Namun, ia mengungkapkan bahwa keputusannya itu murni demi keselamatan batinnya dan tidak mengganggu proses produksi film. (*) 

Editor : Anita Fitriani
#Saputra kori #film 402 rumah sakit angker korea #402 rumah sakit angker korea #film horror #Film Bioskop