Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Nestapa 12 Tahun Pernikahan Karen Hertatum: Mengaku Jadi Korban KDRT hingga Anak Bersimbah Darah demi Melindungi Ibunya

Ghina Nailal Husna • Kamis, 14 Mei 2026 | 22:05 WIB
Karen Hertatum Mengaku Jadi Korban KDRT hingga Anak Bersimbah Darah demi Melindungi Ibunya
Karen Hertatum Mengaku Jadi Korban KDRT hingga Anak Bersimbah Darah demi Melindungi Ibunya

 

RADAR KUDUS – Tabir gelap menyelimuti rumah tangga komedian Dede Sunandar. Setelah 12 tahun membangun biduk rumah tangga, sang istri, Karen Hertatum, akhirnya buka suara mengenai penderitaan batin dan fisik yang selama ini ia pendam.

Dalam sebuah pengakuan yang menyayat hati, Karen mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan perselingkuhan berulang sejak awal pernikahan mereka.

Trauma yang dialami Karen ternyata telah berakar lama. Ia membenarkan kabar bahwa Dede telah mengkhianati komitmen pernikahan mereka berkali-kali.

Baca Juga: MK Tegaskan Jakarta Tetap Ibu Kota Negara Hingga Keppres Terbit, Proyek IKN Berlanjut secara Realistis

Ironisnya, dugaan perselingkuhan pertama kali tercium saat Karen baru saja berjuang di meja persalinan.

"Hancur banget, Kak. Kejadian itu pas aku baru banget lahiran anak pertama, usianya bahkan belum genap satu bulan," ungkap Karen dengan nada bergetar.

Bukannya mendapatkan perlindungan dan kasih sayang di masa nifas, Karen mengaku justru menerima perlakuan kasar setelah mempertanyakan kesetiaan sang suami.

Menurut pengakuannya, perlakuan tidak manusiawi seperti jambakan dan pukulan sudah menjadi bagian dari sejarah kelam pernikahannya.

Salah satu bagian paling menyedihkan dari pengakuan Karen adalah keterlibatan anak-anak mereka yang terpaksa menyaksikan, bahkan menjadi korban kekerasan tersebut.

Karen menceritakan sebuah insiden memilukan di mana anak sulungnya mencoba menghentikan amukan sang ayah.

"Anak aku yang pertama bela aku sampai dia kena pukul. Dia teriak 'Papa udah Papa,' sampai bibirnya pecah dan berdarah karena berusaha melindungi aku," kenang Karen sambil menangis tersedu-sedu.

Ia merasa sangat terpukul karena buah hatinya harus merasakan sakit fisik akibat luapan emosi orang tuanya yang tidak terkendali.

Karen juga membeberkan bahwa emosi Dede seringkali tersulut oleh hal-hal yang tergolong sepele.

Salah satu kejadian bermula ketika Dede mendapatinya sedang bermain gim ponsel bersama teman-temannya (mabar).

Karen menjelaskan bahwa saat itu ia baru saja bisa duduk santai setelah menyelesaikan seluruh pekerjaan rumah tangga yang melelahkan.

Namun, Dede yang baru pulang tampaknya hanya melihat sisi luar tanpa mempertimbangkan rasa lelah sang istri, hingga akhirnya berujung pada tindakan main tangan.

Tak berhenti pada sang suami, Karen juga melayangkan tuduhan mengejutkan bahwa dirinya kerap mendapatkan tekanan dan perlakuan tidak menyenangkan dari pihak mertua hingga kakak ipar.

Baca Juga: Keluhkan Praktik Korupsi dan Hambatan Investasi, Kamar Dagang China Surati Presiden Prabowo

Ia merasa tersudut di lingkungan keluarga besarnya sendiri selama bertahun-tahun, yang menambah beban psikologis yang ia pikul selama satu dekade lebih.

Hingga saat ini, publik masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak Dede Sunandar terkait tuduhan serius yang dilayangkan oleh istrinya tersebut.

Kasus ini kembali memicu diskusi hangat di kalangan netizen mengenai pentingnya kesehatan mental dalam rumah tangga dan perlindungan terhadap korban KDRT. (*)

Editor : Ghina Nailal Husna
#dede sunandar #karen hertatum #KDRT Artis #kekerasan anak #perselingkuhan