Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dari Novel Best Seller ke Bioskop: Film Shaka Oh Shaka Hadirkan Kisah Cinta Fans dan Idola

Anita Fitriani • Minggu, 3 Mei 2026 | 22:27 WIB
Film Shaka Oh Shaka (Foto: Instagram @shakaohshakafilm)
Film Shaka Oh Shaka (Foto: Instagram @shakaohshakafilm)

 

 

 

RADAR KUDUS — Film Shaka Oh Shaka akan tayang di bioskop Indonesia tanggal 7 Mei 2026, mengisahkan cinta antara Ocel, seorang mahasiswi biasa, dan Shaka Antares, seorang musisi terkenal yang sedang populer.

Diadaptasi dari novel laris karya Jocelyn Suherman, film ini menjadi salah satu sajian romantis paling dinanti oleh penonton muda di tahun 2026, dan menjelajahi isu rumit mengenai hubungan "idola dan penggemar" saat status tersebut beralih menjadi sepasang kekasih.

Premis dari Shaka Oh Shaka berawal dari pertemuan tak terduga di sebuah festival konser, di mana Ocel (Arla Ailani) dan Shaka (Kiesha Alvaro) bertemu secara kebetulan di tempat yang jauh dari citra dunia ideal para penggemar. 

Baca Juga: Inilah Nama-Nama Pemeran Film Crocodile Tears yang Akan Tayang 7 Mei 2026

Dari momen tak terencana ini, keduanya mulai menjalin kedekatan yang pada awalnya dipenuhi kekaguman, lalu perlahan berkembang menjadi hubungan cinta yang lebih intim.

Perjalanan cinta mereka ditampilkan berlangsung dalam jangka waktu yang panjang, memperlihatkan bagaimana Ocel, yang pada awalnya hanya mengagumi Shaka dari kejauhan, harus beradaptasi dengan kehidupan Shaka yang penuh dengan tekanan, jadwal tur, dan kehidupan publik yang tidak pernah sepenuhnya pribadi.

Naskah Shaka Oh Shaka ditulis oleh Rino Sarjono dan disutradarai oleh Dinna Jasanti, yang menekankan bahwa film ini bukan hanya tentang "fantasi menjadi pacar idola", tetapi juga menampilkan biaya emosional dari hubungan yang berkembang di antara dunia penggemar yang idealis dan kehidupan nyata yang penuh kompromi.

Baca Juga: Film Dilan ITB 1997 Resmi Tayang, Ariel NOAH Jadi Pemeran Utama

Melalui karakter Ocel, penonton diajak untuk melihat bagaimana seorang penggemar yang sederhana, polos, dan kerja keras menghadapi tekanan ketika kekasihnya adalah seorang figur publik yang diharapkan selalu sempurna dalam pandangan masyarakat.

Shaka digambarkan sebagai sosok yang, di luar panggung, juga sering mengalami stres, tekanan dari industri musik, serta konflik antara menjaga privasi dan memenuhi harapan penggemar.

Dalam penggambaran karakternya, Shaka Oh Shaka juga menghadirkan hubungan-hubungan pendukung yang memperkuat tema "batas" dan "pilihan hidup".

Baca Juga: Kesha Ratuliu Sebel Netizen Bandingkan Pernikahan Syifa Hadju dan Alyssa Daguise

Selain Arla Ailani dan Kiesha Alvaro, film ini juga menampilkan Maisha Kanna, Artika Sari Devi, Joshua Suherman, Vira Yuniar, Adzana Ashel, dan Dennis Adhiswara, yang masing-masing memberikan nuansa sosial dan keluarga yang turut menguji ketahanan hubungan Ocel dan Shaka.

Plotnya secara bertahap menunjukkan bagaimana jarak, kesibukan, media sosial, dan konflik emosional mendorong keduanya menuju titik di mana cinta yang awalnya terasa seperti impian harus menghadapi kenyataan yang jauh lebih rumit dan kadang pahit.

Sebagai adaptasi dari novel yang menjadi viral di kalangan remaja sejak tahun 2022, Shaka Oh Shaka juga memanfaatkan kekuatan basis pembaca dan komunitas penggemar untuk menciptakan besar antisipasi di tahun 2026.

Baca Juga: Penampilan Ria Ricis Berubah Drastis, Warganet Heboh Bahas Oplas Hidung

Banyak penonton muda yang melihat konflik dalam film ini sebagai gambaran dari pengalaman pribadi mereka dalam dunia fandom, terutama dalam hal keinginan untuk "dekat" dengan idola, tetapi dihadapkan dengan kenyataan bahwa hubungan pribadi dengan sosok publik tidak selalu semulus yang dibayangkan.

Selain itu, film ini diapresiasi karena menyajikan kompleksitas mental kedua karakter, seperti isolasi, kesepian, dan kecemasan akibat harapan yang terlalu tinggi, baik dari masyarakat maupun dari diri mereka sendiri.

Film yang diproduksi oleh Starvision Plus ini dianggap sebagai salah satu drama romantis Indonesia yang paling relevan di tahun 2026, karena tidak hanya menghibur tetapi juga mengajak penonton untuk merenungkan arti cinta, batas privasi, dan konsekuensi yang harus dihadapi ketika mimpi penggemar terhadap idola menjadi kenyataan.

Bagi penonton Shaka Oh Shaka menjadi salah satu film yang banyak dibicarakan, baik di bioskop maupun dalam diskusi di media sosial. (*) 

Editor : Anita Fitriani
#film shaka oh shaka #shaka oh shaka #novel shaka oh shaka #Film Bioskop #Film bioskop terbaru