RADAR KUDUS – Dunia media sosial baru-baru ini diguncang oleh perselisihan panas yang melibatkan influencer asal Korea Selatan, Na Daehoon.
Ayah dari tiga anak ini secara terbuka menyatakan kemarahan dan kekecewaannya setelah mendapati buah hatinya dijadikan materi candaan atau jokes yang dinilai tidak pantas oleh Safrie Ramadhan dan Julia Prastini (Jule).
Perseteruan ini mencuat setelah unggahan dalam fitur Exclusive Instagram milik Safrie Ramadhan bocor ke publik dan memicu gelombang kritik dari netizen yang menganggap konten tersebut telah melampaui batas etika.
Baca Juga: Duka Mendalam: Otoritas Rilis Identitas 15 Korban Tewas Tragedi Tabrakan Kereta Bekasi Timur
Awal mula kemarahan Na Daehoon dipicu oleh sebuah konten yang memperlihatkan kebersamaan Safrie dan Jule dengan ketiga anak Daehoon.
Hal yang menjadi titik api bukanlah kebersamaannya, melainkan narasi yang menyertai unggahan tersebut.
Dalam konten eksklusif itu, terselip candaan yang menyiratkan seolah-olah anak-anak Daehoon tampak jauh lebih bahagia dan nyaman berada di bawah asuhan Safrie dan Jule dibandingkan dengan ayah kandung mereka sendiri.
Melihat hal tersebut, Na Daehoon tidak tinggal diam. Melalui rentetan unggahan di Instagram Stories-nya, pria yang dikenal dengan imej kalem ini tampak sangat emosional.
Ia menegaskan bahwa menjadikan anak-anak sebagai objek "perbandingan kebahagiaan" dalam sebuah konten adalah tindakan yang sangat sensitif dan melukai hatinya sebagai seorang ayah.
Dalam pernyataan tegasnya, Na Daehoon memberikan peringatan terakhir kepada pihak-pihak terkait agar tidak lagi menyeret nama maupun fisik anak-anaknya ke dalam drama atau konflik pribadi orang dewasa.
Ia menilai tindakan tersebut bukan lagi sekadar candaan ringan, melainkan bentuk provokasi yang tidak memikirkan dampak psikologis jangka panjang.
"Anak-anak bukan alat untuk konten, apalagi untuk menyindir. Ada batasan yang harus dihormati," tegas Daehoon dalam salah satu unggahannya.
Ia juga mengisyaratkan tidak akan segan-segan mengambil langkah hukum atau tindakan lebih lanjut jika privasi dan kehormatan keluarganya kembali diusik.
Konten milik Safrie dan Jule ini pun langsung menuai kecaman dari publik. Banyak warganet yang beranggapan bahwa meskipun mereka memiliki hubungan dekat dengan anak-anak tersebut, namun membuat narasi yang membandingkan peran orang tua kandung tetap dianggap tidak etis.
Baca Juga: Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, 200 Kios Terdampak
Publik kini memberikan dukungan penuh kepada Na Daehoon untuk melindungi privasi anak-anaknya.
Fenomena ini kembali menjadi pengingat bagi para pembuat konten agar lebih bijak dalam menggunakan wajah anak di bawah umur sebagai materi media sosial, terutama jika berkaitan dengan urusan keluarga yang bersifat privat.
Hingga saat ini, pihak Safrie maupun Julia Prastini belum memberikan klarifikasi resmi lebih lanjut terkait teguran terbuka dari Na Daehoon tersebut. (*)
Editor : Ghina Nailal Husna