RADAR KUDUS — Aktris muda papan atas Mawar Eva de Jongh tampil beda sebagai sous chef bernama Luka dalam serial drama orisinal Netflix "Luka, Makan, Cinta" yang baru saja dirilis.
Serial yang disutradarai Teddy Soeriaatmadja ini mengangkat kisah kompetisi sengit di dapur restoran legendaris, di mana Mawar harus meninggalkan imej kalemnya dan merasakan dinamika emosional yang kompleks.
Berambisi menggantikan ibunya sebagai head chef, peran ini menjadi tantangan baru bagi Mawar yang kini pede memotong bahan makanan setelah workshop intensif selama tiga bulan.
Baca Juga: Film Ku Pilih Jalur Langit Tayang 23 April 2026: Kisah Cinta Santriwati Penuh Doa
Luka, diperankan Mawar de Jongh, adalah tangan kanan utama di dapur atau sous chef yang penuh semangat untuk naik jabatan menggantikan ibunya, Sari (Sha Ine Febriyanti), sang pemilik restoran sekaligus head chef saat ini.
Ambisinya terhambat ketika Sari mendatangkan chef baru bernama Dennis (Deva Mahenra), yang langsung dipercaya memimpin dapur, memicu konflik rivalitas antara Luka dan Dennis yang tak hanya soal karir tapi juga pergumulan batin yang rumit.
Mawar de Jongh mengaku terbawa suasana kompetitif dapur saat memerankan Luka, di mana ia harus menangani situasi tegang bersama Dennis meski sebenarnya membencinya.
"Pergumulan emosi itu banyak banget dan ini menarik banget sih," ujar Mawar dikutip dari Antara.
Baca Juga: Zee Asadel Tampil Berbeda dengan Hijab, Perankan Amira di Film Kupilih Jalur Langit
Persiapan Mawar untuk peran ini tak main-main, melibatkan workshop tiga bulan yang fokus pada teknik memotong bahan makanan dasar hingga plating yang presisi, ditemani chef profesional selama syuting.
Bahkan, Mawar sempat deg-degan saat mendapat dialog mengumpat pertama kali dalam kariernya, dengan adegan mabuk yang menunjukkan sisi liar Luka, tapi semuanya berjalan lancar.
Selain Mawar dan Deva Mahenra, serial ini dibintangi deretan aktor ternama seperti Asmara Abigail, Sha Ine Febriyanti, dan Adipati Dolken, yang menambah kedalaman cerita romansa dan konflik di balik hiruk-pikuk dapur.
Dennis, sebagai chef baru, melihat kedatangannya sebagai peluang meraih bintang Craft, penghargaan tertinggi bagi restoran, yang semakin memanaskan persaingan dengan Luka.
Baca Juga: Tayang Mei 2026, Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” Siap Menyentuh Hati Penonton
Hasil kolaborasi tim artistik dan food stylist membuat visual kuliner terlihat autentik, seolah penonton sedang menyaksikan dapur sungguhan.
"Luka, Makan, Cinta" tak hanya sekadar drama kuliner, tapi juga eksplorasi benih asmara di tengah konflik dapur, di mana ambisi pribadi bertabrakan dengan loyalitas keluarga dan cinta yang tak terduga.
Serial ini tayang eksklusif di Netflix sejak 15 April 2026, langsung menuai pujian atas akting Mawar yang lepas dari imej kalem sebelumnya.
Bagi Mawar, peran ini menjadi titik balik, membuktikan kemampuannya bertransformasi menjadi karakter yang penuh emosi.
Mawar de Jongh berhasil menghidupkan Luka sebagai sous chef ambisius yang relatable bagi penonton pecinta drama Indonesia.
Serial ini mengajak kita merenungkan bahwa di balik hidangan lezat, ada luka, makan, dan cinta yang saling terjalin dalam kehidupan dapur profesional. Tak heran jika "Luka, Makan, Cinta" langsung menjadi tontonan wajib bagi penggemar Mawar dan penggemar cerita kuliner autentik. (*)
Editor : Anita Fitriani