Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

“Warung Pocong” Tayang 9 April 2026, Film Horor Komedi yang Seram Tapi Bikin Ngakak

Anita Fitriani • Kamis, 2 April 2026 | 19:38 WIB
Film Warung Pocong (Foto: Instagram @filmwarungpocong)
Film Warung Pocong (Foto: Instagram @filmwarungpocong)

 

RADAR KUDUS - Film Warung Pocong, produksi terbaru bergenre komedi horor dari Entelekey Media Indonesia dan Tiger Pictures, akan ditayangkan di bioskop Indonesia mulai 9 April 2026.

Menghadirkan elemen horor lokal yang familiar bagi masyarakat Indonesia, film ini memadukan unsur teror pocong dengan komedi dan memberikan tontonan menakutkan namun juga menghibur. Cocok untuk penonton yang mencari hiburan yang tidak terlalu berat tetapi tetap menegangkan

Warung Pocong akan ditayangkan serempak di seluruh jaringan bioskop di Indonesia, termasuk jaringan-jaringan besar seperti XXI, CGV, dan Cinepolis, yang memungkinkan penonton dari berbagai kota untuk menikmatinya.

Sebagai bagian dari strategi promosi, trailer dan poster resmi film ini telah diumumkan dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung di CGV FX Sudirman, Jakarta, pada 3 Maret 2026, yang menandai awal gerakan besar menjelang perilisan.

Disutradarai oleh Bendolt, Warung Pocong dikemas sebagai gabungan antara komedi dan horor yang kaya akan nuansa pedesaan dan mistis.

Baca Juga: Drama Zombie Menegangkan, Luna Maya Jalani Peran di Film Zona Merah yang Naik ke Layar Lebar

Kisah Warung Pocong berfokus pada tiga pria muda asal Jakarta yang bernama Kartono, Agus, dan Makmur, yang sama-sama terjebak dalam masalah finansial. Kartono terjebak utang, Agus menjadi sasaran penipuan, dan Makmur terlibat dalam investasi ilegal yang menghabiskan dana tabungannya, membuat mereka tertekan dan berusaha mencari jalan keluar dengan cepat.

Dalam situasi yang sulit ini, mereka menerima tawaran tak terduga dari seorang pria lanjut usia bernama Kusno yang menawarkan pekerjaan di sebuah warung di desa terpencil dengan gaji yang menggiurkan Rp50 juta per bulan, jumlah yang terdengar seperti solusi yang ajaib bagi mereka.

Alih-alih memberikan kemudahan, keputusan impulsif untuk mengambil pekerjaan tersebut justru membawa mereka ke dalam dunia yang dipenuhi misteri dan teror supernatural.

Di warung yang terletak di desa terpencil itu, mereka mulai mengalami berbagai kejadian aneh, mulai dari suara-suara aneh, penampakan, hingga kehadiran pocong yang sering muncul di sekitar tempat kerja mereka.

Baca Juga: Menyatu Lewat Peran Kakak–Adik: Rey Bong dan Mawar De Jongh di Film Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?

Film ini menggambarkan dinamika antara ketiga karakter utama yang berusaha untuk menertawakan situasi menakutkan, namun tetap tidak dapat menyembunyikan rasa takut dan penyesalan atas pilihan yang telah diambil.

Warung Pocong dibintangi oleh tiga komika terkenal yang telah dikenal luas baik di panggung stand-up maupun dalam film, yaitu Fajar Nugra, Sadana Agung, dan Randhika Djamil, serta ditambah dengan kehadiran aktris Shareefa Daanish.

Kehadiran para komika ini menjadi kekuatan utama film dalam menonjolkan elemen komedi, serta menciptakan interaksi yang alami dan spontan antara para karakter, sehingga suasana horor terasa lebih ringan dan mudah dipahami oleh penonton. Fajar Nugra, yang sebelumnya dikenal melalui unsur horor dalam film seperti KKN di Desa Penari, kembali menunjukkan kemampuannya berakting dalam genre yang menyatukan ketegangan dan humor.

Selain karakter utama, tokoh Kusno, pria tua yang menawarkan pekerjaan di warung, menjadi sosok misterius yang menggiring cerita ke arah konflik dan penyesalan.

Kehadirannya yang terlihat baik hati malah menjadi puncak dari keputusan yang membawa Kartono, Agus, dan Makmur lebih dekat pada teror pocong yang akan menghantui mereka sepanjang waktu di warung yang terpencil tersebut.

Baca Juga: Horor Religi Tanah Air yang Siap Go International: Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Akan Tayang 2026

Selain sebagai media hiburan, Warung Pocong juga mencerminkan realitas sosial mengenai tekanan ekonomi dan tindakan berani yang sering diambil oleh banyak orang ketika menghadapi kesulitan finansial.

Gaji besar dalam waktu singkat menjadi daya tarik yang sulit untuk dilepaskan, meskipun terkadang menyimpan konsekuensi yang serius, yang merupakan tema yang sangat relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. 

Film ini menawarkan kritik lembut terhadap kepercayaan buta pada “kemudahan” hidup tanpa pertimbangan, yang kemudian diperlihatkan melalui simbol teror pocong dan kejadian gaib yang dialami oleh para tokohnya.

Warung Pocong memanfaatkan suasana desa yang terpencil dan keadaan warung yang sepi pada malam hari untuk menciptakan ketegangan.

Suasana dibangun dengan pencahayaan redup, suara-suara dari alam, dan kemunculan sosok pocong yang tiba-tiba, sehingga penonton tetap merasakan ketegangan meskipun diselingi dengan humor dari para karakter utama.

Hal tersebut membuat film ini menarik bagi penonton yang ingin menikmati horor tanpa terlalu mengganggu, sekaligus menikmati sajian humor yang mengalir dengan alami.

Tayang mulai pada 9 April 2026, Warung Pocong siap menjadi salah satu film baru yang menarik di genre komedi horor Indonesia yang belakangan ini semakin menarik perhatian penonton.

Melalui kisah tiga pemuda yang terjebak dalam masalah keuangan dan mengambil keputusan berani untuk mendapatkan gaji besar, film ini mengajak penonton tidak hanya merasakan ketegangan, tetapi juga merenungkan batasan keputusan yang diambil ketika terjebak dalam situasi sulit.

Warung Pocong layak untuk dimasukkan dalam daftar tontonan bagi siapa saja yang ingin menghabiskan waktu di bioskop dengan tawa dan mistis. (*)

Editor : Anita Fitriani
#Film komedi horor #film warung pocong #warung pocong #film horor #Film bioskop 2026