RADAR KUDUS - Nikita Willy kini menarik perhatian karena seringnya ia mengenakan hijab dalam berbagai situasi, baik pada acara resmi maupun dalam kesehariannya. Penampilan artis yang biasanya identik dengan gaya feminin dan glamor perlahan beralih menjadi lebih tertutup, sejuk, dan elegan, yang menggugah spekulasi masyarakat mengenai "era hijab" dalam hidupnya.
Saat perayaan Lebaran 2026, Nikita Willy terlihat mengenakan busana tertutup berwarna cokelat keemasan dengan hijab hitam, yang membuat penampilannya menjadi perbincangan di media sosial. Ia juga tampak berhijab saat menghadiri acara skincare di bulan Ramadan, mengenakan gaun putih dipadukan hijab berwarna lembut yang memberikan kesan tenang dan anggun.
Perubahan ini semakin terasa saat ia tampil berhijab baik sebagai pembawa acara podcast parenting "Moms Corner" maupun saat berolahraga Hyrox, di mana gaya pakaian tertutup dan hijab yang menutupi hingga dada menjadi ciri khas barunya.
Baca Juga: Kompak Berhijab Bersama Keluarga, Nikita Willy Tampil Elegan Saat Rayakan Idulfitri
Cara Nikita Willy mengenakan hijab tetap mencerminkan sifat feminin dan elegan yang sudah menjadi identitasnya. Dari busana monokrom, gamis putih, abaya hitam, hingga gaun panjang dengan hijab satin, pilihan busananya terlihat minimalis namun tetap berkelas.
Riasan wajah yang digunakannya pun cenderung natural dan glowing, dengan nuansa nude yang membuat penampilannya terlihat lembut dan tanpa usaha berlebihan, meskipun tetap menarik perhatian.
Terkait respons dari publik, keputusan Nikita Willy untuk berhijab mendapatkan banyak pujian serta harapan agar ia dapat konsisten dengan pilihannya. Warganet memuji penampilannya yang dianggap "menyejukkan" dan menunjukkan bahwa pakaian tertutup tak mengurangi daya tarik seorang selebritas.
Meskipun hingga saat ini ia belum memberikan pernyataan resmi mengenai hijrah, konsistensi Nikita dalam menggunakan hijab di berbagai aspek kehidupannya, mulai dari kegiatan anak, hingga olahraga, hal itu menunjukkan bahwa perubahan ini bukan sekadar gaya, tetapi merupakan bagian dari perubahan pribadi yang semakin nyata. (*)
Editor : Anita Fitriani